Parkir Bus Wisata di Jogja Dirombak, Sekda DIY: Senopati Khusus Mobil

Parkir Bus Wisata di Jogja Dirombak, Sekda DIY: Senopati Khusus Mobil

Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, Rabu (8/4/2026), menegaskan parkir Senopati hanya untuk mobil, sementara bus wisata dialihkan ke Ngabean, Giwangan, dan rencana hub baru di Bandara Adi Sucipto.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) terus mematangkan penataan parkir bus pariwisata di kawasan pusat kota. 

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyatakan bahwa kawasan Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati tidak lagi diperuntukkan bagi bus, melainkan khusus kendaraan roda empat kecil.

“Mobil (di TKP Senopati), untuk mobil bukan untuk bus. Kalau bus itu kan kita bicaranya di Giwangan sama di Ngabean,” ungkap Ni Made saat ditemui di Stasiun Yogyakarta, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, kebijakan ini merupakan bagian dari penataan transportasi terpadu guna mengurangi kepadatan di pusat kota sekaligus menjaga kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta.

BACA JUGA : Curhat Pengelola Senopati Jogja: QRIS Sukses, Tapi Parkir Bus Dilarang

BACA JUGA : Bus Pariwisata Dilarang Masuk Parkir Senopati Mulai 14 Maret, Ini Aturan Baru di Malioboro

Ni Made menyebutkan, pemerintah juga tengah mengkaji optimalisasi lahan parkir baru, termasuk potensi pemanfaatan kawasan Bandara Adi Sucipto sebagai hub parkir bus pariwisata.

“Kami sudah ketemu dengan Dirjen Kereta Api berkaitan dengan optimalisasi lahan parkir yang ada di Bandara Adi Sucipto. Nanti itu bisa menjadi hub untuk parkir-parkir bus,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembahasan teknis akan dilanjutkan melalui forum diskusi (FGD) yang direncanakan digelar dalam waktu dekat.

Pemda DIY juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Yogyakarta terkait dampak kebijakan tersebut, terutama pada titik-titik wisata seperti Taman Pintar.

BACA JUGA : Wali Kota Hasto Sebut Malioboro Menuju Full Pedestrian Dilakukan Bertahap, Fokus Penataan Sirip dan Parkir

BACA JUGA : Parkir Bus Dialihkan, Eks Menara Kopi Kotabaru Kembali Hidup Saat Libur Lebaran 2026

“Implikasinya memang ada di Taman Pintar. Ini yang kita koordinasikan terus dengan kota, apakah nanti sistemnya drop off atau penjemputan kembali,” kata Ni Made.

Ia menegaskan bahwa Pemda DIY mendukung penuh kebijakan bersama dalam penataan bus besar yang masuk ke kawasan kota, termasuk penyediaan kantong parkir alternatif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: