Parkir Bus Dialihkan, Eks Menara Kopi Kotabaru Kembali Hidup Saat Libur Lebaran 2026
Kawasan Kotabaru yang menuju Taman Parkir Eks Menara Kopi, Senin (23/3/2026), terpantau padat merayap, di mana kebijakan larangan parkir bus di sejumlah titik Kota Yogyakarta berdampak positif pada aktivitas Menara Kopi Kotabaru yang kembali ramai.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Kebijakan penataan parkir bus wisata di Kota Yogyakarta mulai menunjukkan dampak positif. Aktivitas di kawasan Eks Menara Kopi Kotabaru kembali menggeliat setelah sebelumnya sempat sepi selama berbulan-bulan.
Pengelola Eks Menara Kopi Kotabaru, Agil Suhariyanto, mengatakan arus kedatangan bus wisata mulai meningkat sejak Minggu (22/3/2026) malam, seiring kebijakan larangan parkir bus di sejumlah titik strategis.
“Alhamdulillah armada mulai masuk sejak tadi malam. Dampaknya sangat terasa setelah bus tidak boleh parkir di Senopati, dan dari perempatan Gondomanan tidak boleh ke arah barat, serta dari Tugu ke selatan juga tidak diperbolehkan,” ujarnya saat dihubungi, Senin (23/3/2026).
Dia menjelaskan, saat ini lokasi parkir bus wisata difokuskan di dua titik, yakni kawasan Ngabean dan Eks Menara Kopi. Kebijakan tersebut dinilai mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di kawasan Kotabaru.
BACA JUGA : Satpol PP Jogja Larang Merokok dan PKL di Malioboro, Ini Titik Poskonya
BACA JUGA : Tarif Andong Naik Rp50 Ribu, Kusir Nikmati Lonjakan Wisatawan Lebaran di Malioboro
“Ya, kebijakan dari Pak Wali Kota ini sangat berdampak untuk teman-teman di Menara Kopi. Harapannya bisa konsisten ke depan supaya kawasan ini benar-benar hidup kembali,” katanya.
Agil mengungkapkan, sebelum kebijakan ini diterapkan, aktivitas di Eks Menara Kopi nyaris tidak ada selama sekitar sembilan bulan terakhir. Minimnya akses bus wisata menjadi salah satu penyebab utama lesunya kegiatan ekonomi di lokasi tersebut.
“Kemarin itu benar-benar sepi, hampir sembilan bulan tidak ada aktivitas. Padahal yang kami butuhkan itu akses bus wisata agar ekonomi di sini bisa berjalan,” jelasnya.
Pada malam pertama penerapan kebijakan, tercatat sekitar 10 bus wisata dan 30 kendaraan pribadi masuk ke kawasan Menara Kopi. Padahal, kapasitas maksimal area tersebut mampu menampung hingga 35 bus dan sekitar 150 mobil.
BACA JUGA : Wisatawan Membludak di Malioboro H+1 Lebaran, Arus Lalu Lintas Padat Merayap
BACA JUGA : Lonjakan Kendaraan dan Wisatawan di Jogja Saat Lebaran, Car Free Night Malioboro Ditiadakan hingga 29 Maret
“Kalau ini ramai karena bus. Kalau mobil pribadi mungkin karena momen Lebaran saja, tapi ke depan tetap bus yang jadi penopang utama,” imbuhnya.
Kebijakan penataan parkir ini merupakan bagian dari upaya mendukung penataan kawasan Sumbu Filosofi Yogyakarta sekaligus meningkatkan kenyamanan wisatawan selama libur Lebaran 2026.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: