MBG Ramadan Sleman, Menu Kering dan Evaluasi Gizi Diperketat
Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Disdik Sleman, Akhmad Ritaudin, menjelaskan evaluasi dan penyesuaian menu MBG selama Ramadan.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman menyesuaikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan dengan menerapkan menu kering bagi siswa sekolah dasar.
Kebijakan ini diambil untuk menjaga kualitas makanan agar tetap layak konsumsi hingga waktu berbuka puasa.
Kepala Seksi Kurikulum dan Kesiswaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Akhmad Ritaudin, mengatakan menu kering dipilih sebagai langkah antisipasi agar makanan tidak cepat rusak selama siswa menjalani puasa.
“Menu kering, biar tidak basi,” katanya saat menjelaskan mekanisme pembagian MBG selama Ramadan.
Menurutnya, kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh wilayah Sleman yang terlayani Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan sesuai ketentuan, Dinas Pendidikan menerapkan sistem pengawasan melalui uji petik di sejumlah kapanewon.
BACA JUGA : GAPEMBI DIY Siap Perkuat Rantai Pasok MBG Ramadan
BACA JUGA : DLH Sleman Terapkan Pemilahan Limbah di SPPG MBG
“Tidak mengontrol semua, tetapi dengan sistem uji petik seperti itu,” ucapnya.
Uji petik dilakukan secara berkala di beberapa wilayah seperti Depok, Tempel, dan Mlati.
Selain itu, Disdik juga telah melakukan survei sebelumnya untuk melihat pola pelaksanaan MBG saat libur Semester 1 sebagai bahan pembanding.
“Sebelum ke sini, saya sudah survei dulu bagaimana pelaksanaan MBG saat libur Semester 1 kemarin. Pola Ramadan juga sama dengan Semester 1,” tuturnya.
Ia mengatakan pihaknya belajar dari pola distribusi dan komposisi menu pada periode sebelumnya untuk perbaikan ke depan.
“Kami mengevaluasi berdasarkan Semester 1 kemarin, karena saat itu ada masa libur,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: