ORI DIY: Ada Temuan Manipulasi Data SPMB SMA/K di Yogyakarta

ORI DIY: Ada Temuan Manipulasi Data SPMB SMA/K di Yogyakarta

Suasana pendaftaran di loket verifikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/K Negeri di Kota Yogakarta. --dok. JCW

Pihaknya menurutkan temuan lain hasil tindak lanjut aduan tersebut yakni pendaftar yang dibatalkan tersebut milik NIK ganda terdaftar di Dinas Kependudukan wilayah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman, di mana dua NIK tersebut aktif dan belum dihapus dari sistem. 

Hasil pengecekan ada data rinci yang identik pada NIK ganda tersebut dan data detailnya sangat mirip meski ada perbedaan penambahan abjad pada nama lengkap. 

BACA JUGA : Cegah Titipan Siswa SPMB Kota Yogyakarta 2025, Dindikpora Pastikan Verifikasi Satu Persatu

BACA JUGA : Ada 8 Jalur Pendaftaran, SPMB Kota Yogyakarta Jenjang SMP Dimulai

"Pemilik NIK ganda ini sekolah asal (SMP) maupun sekolah dituju (mendaftar SPMB jenjang SMA/K) di Kota Yogyakarta. Mayoritas di Kota Yogyakarta sekolahnya," terangnya. 

Bagus menyatakan pihaknya masih melakukan pengawasan pada proses SPMB 2025 karena ada belasan aduan dan laporan yang masuk dari berbagai sumber. Dia mengatakan pengawasan dilakukan pada SPMB jenjang SMA/K maupun SD dan SMP.

Selain itu, Bagus juga menuturkan ada pemanggilan dari dinas terkait kepada sejumlah pendaftar yang diduga melakukan manipulasi data. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Suhirman, memastikan tak ada toleransi bagi pihak yang melakukan manipulasi data atau ketidakjujuran dalam proses SPMB. 

BACA JUGA : Ada Potensi Kecurangan, JCW Buka Posko Aduan SPMB SMP dan SMA/SMK Negeri

BACA JUGA : Gumaton Jadi Favorit, Pemkot Yogyakarta Targetkan 500 Ribu Wisatawan di Masa Liburan Sekolah

Suhirman menegaskan pihaknya melakukan verifikasi data hingga pengecekan langsung ke tempat tinggal pendaftar.  

"Kami akan membatalkan pendaftar yang terbukti datanya tak sesuai setelah diverifikasi. Masih ada yang ditelusuri," tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: