Pakar UGM: Istirahat Tiap 4 Jam Saat Mudik untuk Hindari Microsleep di Jalan Tol

Pakar UGM: Istirahat Tiap 4 Jam Saat Mudik untuk Hindari Microsleep di Jalan Tol

Gerbang Tol Fungsional Purwomartani yang baakan dibuka selama mudik Lebaran mulai 16-29 Maret 2026, di mana Pakar UGM mengingatkan pentingnya kesiapan kendaraan dan manajemen kelelahan untuk mencegah kecelakaan.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memprediksi pergerakan masyarakat selama mudik Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang. Jumlah tersebut tercatat turun sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan proyeksi pemerintah, puncak arus mudik diperkirakan terjadi dua kali, yakni pada 14–15 Maret 2026 serta 18 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026.

Tujuan utama para pemudik didominasi menuju sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan sekitarnya seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta serta Sulawesi Selatan.

Untuk memastikan kelancaran arus mudik, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi, di antaranya mengaktifkan posko mudik selama 18 hari mulai 13–30 Maret 2026, kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16–17 Maret 2026, serta penyediaan program mudik gratis.

BACA JUGA : Arus Mudik Kereta Mulai Ramai, 51 Ribu Pemudik Padati Yogyakarta

BACA JUGA :  Prediksi Puncak Mudik 13–14 Maret, Tim Urai Jalur Tol Purwomartani Disiagakan

Peneliti dari Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada (Pustral UGM), Dwi Ardianta Kurniawan, mengatakan pemerintah juga telah mengoptimalkan infrastruktur jalan untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Menurutnya, operator jalan tol PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiapkan empat ruas jalan tol fungsional baru di jaringan Trans Jawa yang dapat dilintasi pemudik secara gratis.

“Harapannya waktu tempuh perjalanan darat dapat dipangkas secara signifikan untuk mengakomodasi mobilitas ratusan juta pemudik,” kata Dwi Ardianta dalam keterangan tertulis, Minggu (15/3/2026).

Pembukaan jalur fungsional tersebut dirancang untuk mengurai kepadatan di sejumlah titik krusial atau bottleneck yang kerap menjadi sumber kemacetan selama musim mudik.

BACA JUGA : Bus Pariwisata Dibatasi Masuk Pusat Kota Jogja Saat Lebaran, Arus Kendaraan Dialihkan ke Jalur Pinggir

BACA JUGA : Mudik Lebaran 2026, Tol Fungsional Jogja–Purwomartani Dibuka 12 Jam per Hari

Selain infrastruktur jalan, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung bagi pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat selama perjalanan.

Melalui kerja sama antara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Kementerian Agama Republik Indonesia, sekitar 6.859 masjid di sepanjang jalur mudik akan difungsikan sebagai rest area tambahan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: