Awan Panas Guguran Merapi Meluncur 1,5 Km ke Kali Putih, BPPTKG Ingatkan Potensi Awan Panas dan Lahar Hujan

Awan Panas Guguran Merapi Meluncur 1,5 Km ke Kali Putih, BPPTKG Ingatkan Potensi Awan Panas dan Lahar Hujan

Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran sejauh 1,5 kilometer ke arah Kali Sat/Putih, Minggu (15/3/2026), BPPTKG mengingatkan warga mewaspadai potensi awan panas dan lahar hujan.--dok. BPPTKG

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali meningkat setelah terjadi awan panas guguran (APG) pada Minggu (15/3/2026).

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, dalam keterangan tertulis menyampaikan awan panas tersebut teramati pada pukul 15.51 WIB dengan jarak luncur sekitar 1.500 meter.

“Terjadi awan panas guguran pada pukul 15.51 WIB dengan estimasi jarak luncur 1.500 meter, amplitudo maksimum 17,2 mm dan durasi 134,86 detik, mengarah ke barat daya atau hulu Kali Sat/Putih,” ujar Agus.

Selain itu, aktivitas kegempaan Merapi juga masih cukup tinggi. Dalam periode pengamatan 15 Maret 2026 pukul 06.00–12.00 WIB, BPPTKG mencatat 37 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–27 mm dan durasi 64,37–179,49 detik.

BACA JUGA : Awan Panas Guguran Terjadi di Gunung Merapi Sabtu Sore, Jarak Luncur 1,5 Km ke Arah Kali Boyong

BACA JUGA : Aktivitas Gunung Merapi Masih Tinggi, BPPTKG Ingatkan Potensi Awan Panas dan Guguran Lava

Secara visual, kondisi puncak gunung teramati cukup jelas hingga tertutup kabut tipis. Asap kawah terlihat berwarna putih dengan intensitas tipis setinggi sekitar 25 meter dari puncak kawah.

BPPTKG juga mencatat lima kali guguran lava yang mengarah ke barat daya melalui aliran Kali Sat atau Kali Putih dengan jarak luncur maksimum 1.800 meter.

“Saat ini status aktivitas Merapi masih berada pada Level III atau Siaga,” katanya.

Pada hari yang sama, hujan juga tercatat turun di beberapa titik lereng Merapi. Di antaranya di Stasiun Labuhan, Sleman, yang mengalami hujan mulai pukul 14.17 WIB dengan curah hujan 11,83 mm selama 27 menit.

BACA JUGA : Hujan Ekstrem Picu Banjir Lahar Merapi, 3 Meninggal dan 15 Truk Hanyut

BACA JUGA : Aktivitas Gunung Merapi Masih Tinggi, Alami Ratusan Gempa Guguran dalam Sepekan

Sementara di Stasiun Jurangjero, Magelang, hujan tercatat lebih tinggi dengan curah hujan 33,10 mm selama 37 menit.

“Tingkatkan kesiapsiagaan dan waspadai potensi awan panas guguran di daerah bahaya serta banjir lahar hujan di sungai yang berhulu di Gunung Merapi,” jelas Agus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait