Ia menegaskan, pihaknya berharap tradisi ini dapat terus dipertahankan pada LKPD 2025.
“Ya pasti (berharap mendapat WTP). Itu bagian dari tanggung jawab kami secara moral dan bentuk kepatuhan terhadap perundang-undangan,” tuturnya.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar soal menjadi yang pertama menyerahkan laporan, tetapi juga memastikan kualitas dan akurasi laporan.
“Penyusunan LKPD memerlukan koordinasi intensif antar-SKPD. Sleman membuktikan bahwa disiplin, akuntabilitas, dan profesionalisme birokrasi dapat berjalan bersamaan,” ujarnya.
BACA JUGA : Cabai Sleman Turun Meski Produksi Lokal Terganggu Cuaca
BACA JUGA : Usai Nataru, Harga Cabai di Sleman Turun hingga 15 Persen
Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan DIY, Agustin Sugihartatik menekankan, kecepatan penyerahan LKPD harus dibarengi dengan ketepatan dan kepatuhan terhadap perundang-undangan.
“Harapannya laporan keuangan yang disusun ini tidak hanya cepat, tapi juga tepat. Semua data harus akurat dan sesuai aturan yang berlaku,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti rekam jejak Pemkab Sleman dalam pengelolaan keuangan.
Selama 14 kali berturut-turut, LKPD Sleman selalu meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Kami mengapresiasi Pemkab Sleman yang sudah 14 kali meraih opini WTP. Ini menunjukkan konsistensi dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan daerah,” imbuhnya.
BACA JUGA : Meracik Kopi dan Kesetaraan: Kisah Cupable Coffee Sleman yang Dikelola Barista Disabilitas
BACA JUGA : PSS Sleman Tumbangkan PSIS 2-1, Magis Maguwoharjo Antar Super Elja Raih Tiga Poin
Menurutnya, pencapaian ini bukan sekadar prestise, tetapi mencerminkan akuntabilitas pengelolaan keuangan dan komitmen kepala daerah untuk menyejahterakan masyarakat. “Diharapkan hal ini menjadi cerminan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, dan komitmen kepala daerah Kabupaten Sleman dalam mengelola keuangan daerah guna menyejahterakan masyarakat Kabupaten Sleman,” sebutnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi internal pemerintah daerah dalam penyusunan LKPD.
“Keberhasilan Sleman dalam menyerahkan LKPD tepat waktu tidak lepas dari kerja sama antar-SKPD dan jajaran keuangan daerah. Koordinasi yang baik memastikan laporan akurat, lengkap, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.