Tanpa Tambang dan Industri Besar, Sleman Bertaruh pada Kesehatan dan Ekonomi Rakyat
Sekretaris Daerah Sleman menyampaikan paparan terkait strategi pembangunan kesehatan dan ekonomi kerakyatan saat kegiatan Muhammadiyah Sleman Expo di Sleman City Hall (SCH), Sleman, Jumat (9/1/2025).--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan bahwa pembangunan manusia tidak selalu bertumpu pada kekayaan sumber daya alam.
Di tengah keterbatasan potensi tambang dan industri besar, Sleman memilih memperkuat sektor kesehatan dan ekonomi kerakyatan sebagai fondasi utama peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Strategi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Susmiarto yang menilai sektor kesehatan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya melalui pendekatan edukatif yang melibatkan organisasi kemasyarakatan seperti ‘Aisyiyah.
“Melalui masyarakat dan layanan-layanan edukasi kesehatan dari ‘Aisyiyah, upaya peningkatan kesadaran hidup sehat dan hidup bersih terus dilakukan sebagai ikhtiar bersama,” katanya, Jumat (9/1/2025).
Menurutnya, berbagai program edukasi kesehatan telah menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.
Edukasi pola hidup bersih dan sehat dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah persoalan kesehatan yang lebih kompleks di kemudian hari.
BACA JUGA : PSS Sleman Evaluasi Menit Awal Jelang Laga Kontra PSIS Semarang
BACA JUGA : Natal 2025 Jadi Alarm Ketahanan Keluarga Sleman
Namun demikian, ia mengakui capaian sektor kesehatan saat ini masih perlu diperkuat.
Evaluasi terbaru menunjukkan bahwa indikator layanan kesehatan terintegrasi dan pemeriksaan kesehatan masyarakat masih membutuhkan peningkatan cakupan dan partisipasi.
“Hasil di sektor kesehatan memang belum maksimal, karena indikator yang diukur meliputi layanan terintegrasi dan pemeriksaan kesehatan, yang persentasenya masih perlu ditingkatkan,” ucapnya.
Karena itu, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah.
Dukungan lintas sektor, termasuk organisasi masyarakat, fasilitas layanan kesehatan, dan partisipasi warga, dinilai menjadi kunci agar layanan kesehatan dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan.
Selain sektor kesehatan, Sekda juga menyoroti arah kebijakan ekonomi Sleman yang secara sadar tidak bertumpu pada sektor ekstraktif.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: