Risoles Mayo Diduga Jadi Penyebab Keracunan Mahasiswa UNISA Saat ECE di RSJ Grhasia

Senin 05-01-2026,15:14 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

“Pemeriksaan mikrobiologi membutuhkan proses biakan, minimal tujuh hari. Saat ini hasilnya masih dalam tahap pengembangan,” jelas Akhmad.

BACA JUGA : Dosen Gizi Unisa Yogyakarta Ungkap Bahaya dan Cara Kenali Beras Oplosan

BACA JUGA : Milad ke-34, Unisa Yogyakarta Siap Jadi Pusat Inovasi Kesehatan Berbasis Islam

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNISA Yogyakarta, Dewi Rohanawati, menyampaikan bahwa hingga kini dua mahasiswa masih menjalani perawatan inap, masing-masing di RS Sakinah Idaman dan RS PKU Gamping.

“Secara umum kondisi mahasiswa membaik. Dari 40 mahasiswa yang mengikuti ECE gelombang terakhir, tidak semuanya mengalami keluhan karena pola konsumsi snack berbeda-beda,” terang Dewi.

Ia menjelaskan, sebagian mahasiswa hanya mengonsumsi sedikit snack, ada pula yang membawanya pulang. Reaksi yang muncul pun bervariasi, mulai dari sore, malam, hingga keesokan harinya.

UNISA, lanjut Dewi, melakukan pemantauan intensif selama 24 jam dan berkoordinasi melalui grup komunikasi untuk memastikan mahasiswa yang mengalami gejala segera mendapatkan penanganan medis.

“Kegiatan ECE ini merupakan bagian dari kurikulum rutin mahasiswa keperawatan semester lima dan telah dilaksanakan setiap tahun. Kejadian dugaan keracunan ini baru pertama kali terjadi,” pungkasnya.

Kategori :