Sleman Siaga Lebaran 2026, 1.400 Personel Disiapkan, Harga Bahan Pokok dan Arus Mudik Diawasi

Sleman Siaga Lebaran 2026, 1.400 Personel Disiapkan, Harga Bahan Pokok dan Arus Mudik Diawasi

Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama jajaran Forkopimda dan Polresta Sleman berfoto bersama usai Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idulfitri 1447 H di Sleman, Jumat (6/3/2026).--Foto: Humas Pemkab Sleman

SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Polresta Sleman dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat kesiapan menghadapi perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. 

Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar di PrimaSR Hotel & Convention, Jumat (6/3/2026), pemerintah memastikan aspek keamanan, kesehatan, hingga stabilitas ekonomi masyarakat tetap terjaga selama momentum Lebaran 2026.

Dalam rakor tersebut, pemerintah daerah menaruh perhatian besar pada pengendalian inflasi dan stabilitas harga bahan pokok yang biasanya mengalami lonjakan menjelang Idulfitri.

Peningkatan permintaan masyarakat menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi sejak dini.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan pemerintah daerah telah menginstruksikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memperketat pemantauan harga di pasar serta memperkuat koordinasi dengan para distributor bahan pokok.

“Menjelang Idulfitri biasanya terjadi peningkatan permintaan masyarakat. Karena itu kami meminta TPID untuk memperkuat pemantauan harga di pasar serta berkoordinasi intensif dengan distributor agar pasokan tetap terjaga,” katanya.

BACA JUGA : Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Sleman Capai 75,43, DLH Akui Masih Ada Target yang Belum Optimal

BACA JUGA : DLH Sleman Soroti Limbah Peternakan Picu Bakteri Coliform di Sungai

Menurutnya, kunci menjaga kondusivitas daerah selama periode Lebaran terletak pada kolaborasi antarlembaga dan kecepatan respons dalam menangani potensi permasalahan.

“Sinergi, komunikasi yang baik, serta kecepatan respons menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah. Semua pihak harus bergerak bersama agar masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Selain aspek ekonomi dan keamanan, Pemkab Sleman juga meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk terus memantau dinamika sosial di tengah masyarakat. 

Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi gangguan sejak dini sehingga dapat segera diantisipasi.

“Kami juga meminta Kesbangpol untuk memantau dinamika sosial masyarakat. Dengan pemantauan yang intensif, potensi permasalahan bisa diidentifikasi lebih awal dan ditangani dengan cepat,” jelasnya. 

Sementara itu, dari sisi pengamanan, Polresta Sleman telah menyiapkan Operasi Ketupat Progo 2026.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: