Anies Baswedan: Demokrasi Tanpa Oposisi Bisa Runtuh

Rabu 27-08-2025,08:50 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

BACA JUGA : Pejabat UGM Ditetapkan Tersangka Korupsi Pengadaan Biji Kakao Fiktif, UGM: Hormati Proses Hukum

Ia menekankan bahwa demokrasi yang sehat harus menjamin kebebasan masyarakat untuk menyuarakan aspirasi. 

“Kedua, kebebasan berbicara selalu dijaga dan dihormati. Itu penting,” sebutnya.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga sistem pembagian kekuasaan antara tiga lembaga utama negara. 

“Kemudian yang ketiga, pembagian kekuasaan, eksekutif, legislatif, yudikatif harus dijaga,” imbuhnya.

Menurutnya, bahaya besar bagi demokrasi muncul ketika kekuasaan eksekutif terlalu dominan hingga melemahkan fungsi legislatif maupun yudikatif. 

“Jangan sampai terjadi eksekutivisasi legislatif atau eksekutivisasi yudikatif, di mana semua dikendalikan oleh eksekutif,” jelasnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa tiga prinsip utama itu tidak boleh diabaikan. 

“Tiga hal itu harus dijaga. Kalau tidak, demokrasi hanya akan jadi formalitas tanpa substansi,” tambahnya. 

Kuliah umum ini dihadiri ratusan mahasiswa lintas fakultas UGM.  Antusiasme tinggi peserta menunjukkan bahwa diskursus tentang masa depan demokrasi masih menjadi perhatian utama di kalangan akademisi dan generasi muda.

Kategori :