SLAWI , DISWAYJOGJA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tegal selalu menekan peredaran produk pangan yang mengandung zat berbahaya. Langkah serius ini selalu dilakukan dengan berbagai upaya. Selain memberikan penyuluhan terhadap pelaku usaha atau Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP).
Dinkes juga kerap melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional dan modern. Kepala Dinkes Kabupaten Tegal dr Ruszaeni melalui Kabid Pengendalian dan Pengawasan Farmasi, Alkes, Makan dan Minum Pangestutiningsih mengimbau kepada para pelaku usaha agar selalu mengutamakan kualitas produk pangannya. Jika tidak mengindahkan kualitas tersebut, maka bisa terjadi hal yang berbahaya bagi masyarakat. Bahkan, bisa menyebabkan konsumen menderita sakit. BACA JUGA:Dinkes Kabupaten Tegal Galakkan Pemberian Makanan Tambahan Lokal di 29 Puskesmas Dia mewanti-wanti, IRTP dilarang menggunakan pewarna tekstil dalam pembuatan produk makanan. Karena zat kimia ini membahayakan bagi tubuh manusia. Bisa menimbulkan kanker jika dikonsumsi terus menerus. Dicontohkan, produk kerupuk yang warna-warni. Biasanya, produk ini menggunakan zat pewarna tekstil. Termasuk juga formalin dan borak, dilarang digunakan untuk campuran produk makanan. ” Kita pernah mengujinya dengan lab, ternyata betul, makanan itu tidak direkomendasikan untuk dimakan karena mengandung bahan kimia, ” kata Pangestutiningsih. Untuk mengetahui produk-produk berbahaya itu, Dinkes selalu melakukan razia di sejumlah IRTP. Hasilnya, memang ada beberapa yang masih menggunakan zat pewarna maupun formalin. Namun setelah diberikan edukasi, mereka tidak menggunakannya lagi. BACA JUGA:Dinkes Kabupaten Tegal Temukan Madu dengan Izin Edar Palsu di Apotek ” Kita selalu menegur pelaku usaha yang melanggar aturan. Dan alhamdulillah, mereka pun sadar dan beralih ke produk yang aman dan halal dikonsumsi," pungkasnya. (*)Dinkes Kabupaten Tegal Tekan Peredaran Produk Pangan Berbahaya
Kamis 27-06-2024,19:22 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : M. Fatkhurohman
Kategori :
Terkait
Sabtu 25-01-2025,12:16 WIB
Kenaikan Angka Kematian Ibu di Sleman, Calon Ibu Diingatkan Tidak Makan Junk Food
Kamis 14-11-2024,13:39 WIB
Tiap Hari Meningkat, Dinas Kesehatan Yogyakarta Imbau Warganya Lakukan Pencegahan Demam Berdarah
Sabtu 19-10-2024,10:29 WIB
Dinkes DIY Mencatat Kanker Payudara Jadi Kasus Tertinggi di Antara Kasus Kanker Lainnya di DIY
Rabu 17-07-2024,17:20 WIB
Dinkes Kabupaten Tegal Lakukan Visitasi Praktik Mandiri Bidan di Wilayah Lebaksiu
Terpopuler
Senin 30-03-2026,09:16 WIB
Destinasi Favorit di Jakarta yang Tetap Beroperasi untuk Liburan Bersama Keluarga
Senin 30-03-2026,19:33 WIB
Ledakan Teras Malioboro 1, Pengelola Minta Maaf dan Tanggung Biaya Korban
Senin 30-03-2026,09:37 WIB
Menikmati Romantis Kilau Cahaya dari Ketinggian HeHa Sky View Yogyakarta
Senin 30-03-2026,08:06 WIB
Peringatan Hari Filateli Nasional di Yogyakarta, Perangko Dinilai Simpan Sejarah Bangsa
Senin 30-03-2026,10:55 WIB
Cek Rekomendasi Destinasi Wisata Strategis Dekat Exit Tol Semarang untuk Melepas Lelah
Terkini
Senin 30-03-2026,19:35 WIB
BPBD Bantul Siaga Cuaca Ekstrem, Ancaman Puting Beliung Mengintai
Senin 30-03-2026,19:33 WIB
Ledakan Teras Malioboro 1, Pengelola Minta Maaf dan Tanggung Biaya Korban
Senin 30-03-2026,18:48 WIB
Ramai Kendaraan Nyasar ke Sawah di Jalur Tol Purwomartani, Ini Penjelasan Dishub DIY
Senin 30-03-2026,18:47 WIB
OHANA Sleman Hadirkan Kursi Roda Adaptif, Layanan Disabilitas Tak Lagi Disamaratakan
Senin 30-03-2026,17:44 WIB