Wajib Dicoba! 7 Masakan Khas Ramadhan Dari Berbagai Daerah di Indonesia, Simak Ulasannya Disini

masakan daerah--
DISWAY JOGJA - Bulan Ramadhan tidak hanya menjadi waktu berpuasa dan beribadah, namun juga menjadi momen spesial untuk menikmati berbagai kuliner lezat di berbagai daerah di Indonesia.
Di antara keberagaman kuliner tersebut, terdapat beberapa hidangan yang menjadi favorit di meja berbuka puasa.
BACA JUGA : Ramadan, Alfamart Bagikan 35.000 Paket Buka Puasa untuk Kaum Duafa di Kabupaten Tegal
Berikut 7 kuliner khas bulan Ramadan berbagai daerah Indonesia:
1. Es Timun Serut (Jawa Tengah)
Es timun serut adalah minuman segar yang terbuat dari irisan timun, sirup gula merah, dan es serut. Hidangan ini berasal dari Jawa Tengah dan sering dijumpai di berbagai daerah di Indonesia selama bulan Ramadan.
Es timun serut memberikan sensasi kelezatan yang menyegarkan dan cocok untuk memulihkan energi setelah seharian menahan lapar dan haus.
2. Bongko Kopyor (Makassar, Sulawesi Selatan)
Bongko kopyor adalah makanan ringan yang terbuat dari campuran tepung beras, kelapa parut, dan gula merah yang dibungkus dengan daun pisang kemudian dikukus.
Hidangan ini berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, dan sering dijadikan sebagai camilan saat berbuka puasa. Teksturnya yang lembut dan manis dari gula merah membuat bongko kopyor menjadi favorit banyak orang.
3. Ketan Bintul (Sumatera Barat)
Ketan bintul adalah makanan tradisional dari Sumatera Barat yang terbuat dari ketan yang direbus dan dicampur dengan santan serta gula merah.
Hidangan ini memiliki tekstur yang kenyal dan rasa manis yang khas. Ketan bintul sering dihidangkan sebagai sajian penutup saat berbuka puasa atau sebagai makanan ringan untuk menyambut tamu.
4. Bubur Pacar Cina (Jawa Timur)
Bubur pacar cina adalah bubur tradisional dari Jawa Timur yang terbuat dari ketan hitam, biji wijen, dan gula merah. Hidangan ini memiliki tekstur lembut dan aroma wangi yang menggugah selera.
Bubur pacar cina sering dihidangkan sebagai hidangan penutup saat berbuka puasa dan juga disajikan sebagai hidangan sarapan sahur.
5. Barongko (Makassar, Sulawesi Selatan)
Barongko adalah kue tradisional dari Makassar, Sulawesi Selatan, yang terbuat dari campuran pisang, telur, santan, dan gula merah yang dikukus dalam daun pisang.
Hidangan ini memiliki tekstur yang lembut dan rasa manis yang lezat. Barongko sering dihidangkan sebagai hidangan penutup saat berbuka puasa atau sebagai camilan di saat-saat istirahat.
6. Putu Mangkok (Jawa Tengah)
Putu mangkok adalah kue tradisional dari Jawa Tengah yang terbuat dari campuran tepung beras dan gula merah yang dimasak dalam cetakan khusus berbentuk mangkok dan ditaburi kelapa parut.
BACA JUGA : Bingung Mau Buka Puasa Di Bulan Ramadan Ini? Berikut Rekomendasi Menu Buka Puasa Yang sehat Dan Enak!
Hidangan ini memiliki tekstur yang kenyal dan rasa manis yang lezat. Putu mangkok sering dijual di pasar-pasar tradisional sebagai camilan favorit saat bulan Ramadan.
7. Toge Panyabungan (Sumatera Utara)
Toge panyabungan adalah hidangan khas dari Panyabungan, Sumatera Utara, yang terbuat dari toge (tauge) yang direbus dan disajikan dengan bumbu kacang yang gurih dan pedas.
BACA JUGA : 5 Makanan Khas Tegal Ini, Cocok Banget Untuk Kamu Berbuka Puasa! Makanan Terbaru 2024!
Hidangan ini sering dijadikan sebagai menu utama saat berbuka puasa di daerah tersebut. Toge panyabungan menyajikan sensasi rasa yang unik dan cocok untuk menghangatkan tubuh setelah seharian berpuasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: