Pemkab Sleman Dorong UMKM Lokal Masuk Pasar Modern dan Naik Kelas
Ratusan komunitas mengikuti talkshow dalam acara Super Indo Community Fest yang bertajuk Dari Rasa Jadi Karya di Sleman City Hall, Sabtu (18/10/2025).--Foto: Anam AK/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Sleman menyambut positif kerja sama dengan ritel modern Superindo dalam upaya membantu pelaku UMKM naik kelas dan memperluas akses pasar produk lokal.
Kepala Dinas Koperasi UKM Sleman, Sutiasih, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Superindo yang menggelar kegiatan pemberdayaan UMKM di Kabupaten Sleman, bertepatan dengan peringatan HUT ke-28 Superindo.
Menurutnya, kegiatan ini Super Indo Community Fest yang bertajuk Dari Rasa Jadi Karya menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM Sleman untuk dapat menyesuaikan produk agar memenuhi standar supermarket, sehingga bisa masuk ke jaringan distribusi ritel besar seperti Superindo.
“Harapannya, produk-produk UMKM Sleman bisa masuk ke stok di Superindo. Kami siap memfasilitasi para pelaku usaha yang produknya belum sesuai dengan standar, baik dari sisi kemasan, izin edar, hingga sertifikat halal,” jelasnya di Sleman City Hall (SCH), Sabtu (18/10/2025).
BACA JUGA : 7.832 UMKM di Kota Yogyakarta Sudah Melek Digital, Tapi Belum Punya Rencana Bisnis Jelas
BACA JUGA : Digitalisasi Pembiayaan, UMKM Yogyakarta Kini Bisa Galang Dana Lewat SCF
Sutiasih menambahkan, pihaknya terus mendampingi pelaku usaha kecil melalui berbagai pelatihan, mulai dari peningkatan kualitas produk, pemasaran, hingga perizinan usaha.
“Kami siap mendampingi terkait perizinan, sertifikat halal, kualitas kemasan, hingga pemasaran. Kami juga sudah membentuk forum UMKM di setiap kalurahan dan Kapanewon agar pembinaan lebih mudah dilakukan,” paparnya.
Ia menegaskan, Pemkab Sleman berkomitmen agar UMKM terus berkembang dan naik kelas.
“UMKM harus berkembang, tidak boleh jalan di tempat. Kalau omzet dan asetnya meningkat, itu artinya sudah naik kelas,” tegas Sutiasih.
BACA JUGA : UMKM Yogyakarta Makin Melek Hukum, Ada 7500 Lebih Pendaftaran Merek di 2025
BACA JUGA : Pasar Bela Negara Sleman: UMKM Lokal, Kuliner Tradisional dan Nasionalisme Menjadi Satu
Sementara itu, VP Buying Superindo, Donny Ardianta Passa, menjelaskan bahwa program kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pemberdayaan UMKM lokal di berbagai daerah.
“Sebagai retailer, kami memiliki kewajiban memberikan ruang bagi UMKM untuk menjadi bagian dari ekosistem ritel. Setiap gerai Superindo memiliki komunitas lokal, seperti di Sleman, Klaten, Lampung, hingga Jepara,” terang Donny.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: