Cuaca Ekstrem Jogja, BPBD Perpanjang Status Siaga hingga Maret 2026

Cuaca Ekstrem Jogja, BPBD Perpanjang Status Siaga hingga Maret 2026

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon melinjo tumbang di Kampung Dalem, Kelurahan Purbayan, Kotagede, Yogyakarta, Kamis (29/1/2026), pohon tumbang menimpa teras rumah warga dan dapur rumah lain dengan kerugian material sekitar Rp15 juta. --dok. Polresta Jogja

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - BPBD Kota Yogyakarta menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi hingga akhir Februari 2026, di mana status tersebut berpotensi diperpanjang sampai Maret 2026 menyesuaikan pembaruan informasi resmi dari BMKG.

Ketua Tim Kerja Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Yogyakarta, Petrus Singgih Purnomo, mengatakan keputusan perpanjangan akan difinalisasi setelah menerima arahan terbaru dari BMKG.

“Kita masih menunggu arahan dari BMKG. Kalau sudah keluar, nanti akan kami konsepkan perpanjangan. Memang rencananya akan diperpanjang di bulan Maret 2026,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).

Cuaca ekstrem yang terjadi pada Rabu, 18 Februari 2026, menimbulkan dampak di 10 titik wilayah Kota Yogyakarta. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan delapan kejadian pohon tumbang dan dahan patah, serta dua atap rumah warga mengalami kerusakan.

BACA JUGA : Hujan Lebat Picu Pohon Tumbang di Purbayan, Teras Rumah Rusak dan Kerugian Capai Rp15 Juta

BACA JUGA : Pohon Beringin Berusia 500 Tahun Tumbang di Kompleks Masjid Gedhe Mataram Kotagede

Menurut Petrus, hingga 10 Februari 2026 intensitas cuaca masih berada pada kategori menengah hingga tinggi sehingga status siaga dinilai masih relevan.

“Kalau masih menengah tinggi tentu kita perpanjang. Apalagi provinsi juga sudah menetapkan sampai 19 Maret,” katanya.

Pihaknya menyebut, dampak angin kencang tidak hanya mengganggu lalu lintas, tetapi juga merusak bangunan. Salah satunya bengkel cat yang roboh akibat cuaca ekstrem.

“Biasanya dampak angin kencang itu pohon tumbang, atap rusak, bahkan bisa menimpa orang di jalan. Karena itu update cuaca selalu kami teruskan ke masyarakat agar bisa mengantisipasi,” jelasnya.

BACA JUGA : Awal 2026, Cuaca Ekstrem Sudah Picu Pohon Tumbang di Yogyakarta

BACA JUGA : DIY Masih Diguyur Hujan, Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Berbagai Wilayah

Sejak awal musim hujan, BPBD Kota Yogyakarta telah melakukan sejumlah langkah antisipasi, mulai dari menerbitkan surat edaran kewaspadaan, apel kesiapsiagaan lintas instansi, hingga penyebaran informasi prakiraan cuaca harian kepada relawan, puskesmas, kampung tangguh bencana, dan masyarakat.

BPBD juga melakukan pengecekan peralatan, khususnya sistem peringatan dini banjir (EWS) di sejumlah sungai besar di Kota Yogyakarta.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: