Pasar Bela Negara Sleman: UMKM Lokal, Kuliner Tradisional dan Nasionalisme Menjadi Satu

Pasar Bela Negara Sleman: UMKM Lokal, Kuliner Tradisional dan Nasionalisme Menjadi Satu

Pasar Bela Negara di Sleman dengan tenant UMKM lokal menjual kuliner khas dan kerajinan tradisional, menjadi pusat edukasi dan nasionalisme.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman kembali menggelar Pasar Bela Negara pada Jumat (12/9) di lapangan Pemda Kabupaten Sleman. 

Kegiatan ini menggabungkan promosi produk lokal dengan penguatan rasa cinta tanah air melalui berbagai kegiatan edukatif dan talkshow.

Acara yang digelar sejak (1/9/2025) ini menghadirkan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, sebagai narasumber utama, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman, Samsul Bakri. 

Dalam kesempatan tersebut, Danang menekankan pentingnya bela negara dalam konteks modern.

“Bela negara di era sekarang tidak lagi identik dengan perjuangan fisik. Melalui kegiatan Pasar Bela Negara ini, kita ingin menunjukkan bahwa bela negara hari ini tidak harus dengan mengangkat senjata,” katanya.

BACA JUGA : Sharp Mantapkan Dominasi Pasar dengan Peluncuran Seri Lengkap Kulkas Dua Pintu J-TECH Inverter

BACA JUGA : Pasar Godean Segera Beroperasi, Gedung Parkir Elektronik Rampung Awal Oktober

Dalam kegiatan yang juga dilengkapi talkshow itu, Danang menjelaskan bahwa upaya mencintai negara bisa diwujudkan dengan mendukung UMKM lokal. 

“Contoh sederhana mencintai negara bisa diwujudkan melalui pengembangan UMKM dengan produk-produk lokalnya,” ujarnya.

Selain meningkatkan kesadaran nasionalisme, Pasar Bela Negara juga diharapkan memberi dampak positif pada ekonomi masyarakat. 

“Selain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan rasa cinta terhadap produk dalam negeri sebagai bagian dari penguatan bela negara,” tambahnya.

Ia menekankan, meski bentuk bela negara berubah dari pertarungan fisik menjadi dukungan terhadap produk lokal, esensinya tetap sama, yaitu membangun kondisi yang membuat negara maju. 

“Karena kita sudah merdeka, bela negara tidak lagi berbentuk pertarungan atau konflik angkat senjata, melainkan bagaimana menciptakan kondisi yang membuat negara ini semakin maju,” jelasnya.

UMKM Lokal dan Kuliner Tradisional 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman, Samsul Bakri, menyatakan bahwa Pasar Bela Negara digelar secara rutin setiap hari Jumat di lapangan Pemda Sleman sisi utara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait