Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Sleman Capai 75,43, DLH Akui Masih Ada Target yang Belum Optimal

Jumat 06-03-2026,17:08 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

BACA JUGA : DLH Kota Yogyakarta Targetkan 13 Titik Timbangan Sampah Terpasang Akhir 2025, Siap Hadapi Lonjakan Nataru

BACA JUGA : Pembangunan PSEL, DLHK DIY Pastikan Daerah Siap dan Kompak Penuhi Target Sampah 1.000 Ton

“Pada tahun 2026 kami telah mengalokasikan delapan armada truk serta rencana pembangunan tiga transfer depo,” tambahnya. 

Ia menambahkan, penambahan armada dan fasilitas pengelolaan sampah juga akan dilanjutkan pada tahun 2027. 

Hal ini dilakukan karena hasil kajian menunjukkan kebutuhan infrastruktur pengelolaan sampah di Sleman masih cukup besar.

“Secara bertahap pada 2027 akan ditambah lagi, karena berdasarkan perhitungan kebutuhan armada dan transfer depo memang masih perlu ditingkatkan,” sebutnya.

Dalam jangka panjang, pemerintah daerah menargetkan agar setiap kapanewon di Kabupaten Sleman memiliki fasilitas transfer depo untuk mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih merata.

“Harapannya setiap kapanewon di Sleman memiliki transfer depo, termasuk wilayah yang paling jauh jangkauannya,” pungkasnya. 

BACA JUGA : Darurat Sampah, DLH Yogyakarta Kosongkan Depo dan Tingkatkan Operasi UPS 24 Jam Mulai Hari Ini

BACA JUGA : DLHK DIY Pastikan Resapan Alami Masih Cukup, Antisipasi Musim Hujan di Yogyakarta

Ia menjelaskan bahwa wilayah yang memiliki jarak cukup jauh dari pusat pengolahan sampah memerlukan fasilitas tersebut agar proses pengangkutan menjadi lebih efisien.

Berdasarkan kajian DLH, beberapa wilayah yang memiliki jarak cukup jauh dari kawasan pengelolaan sampah seperti di sekitar TPA Piyungan hingga wilayah terluar Sleman masih membutuhkan tambahan fasilitas transfer depo.

“Dari kajian yang kami lakukan, wilayah terjauh dari Piyungan hingga wilayah paling jauh di Sleman masih membutuhkan fasilitas tersebut,” tandasnya. 

Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk membangun fasilitas transfer depo secara bertahap di wilayah yang hingga kini belum memilikinya.

“Lokasi-lokasi yang belum memiliki transfer depo akan kami fasilitasi secara bertahap,” sebutnya.

Kategori :