BACA JUGA : Libur Nataru, Stok LPG 3 Kg dan BBM di Kota Yogyakarta Dipastikan Aman
Di wilayah Sleman saat ini terdapat 51 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) serta 27 Pertashop yang menjadi bagian dari jaringan distribusi energi.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman juga secara rutin melakukan uji tera terhadap alat pengisian BBM di SPBU.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketepatan takaran bahan bakar sehingga konsumen mendapatkan haknya secara adil.
Pemkab Sleman juga telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga serta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) untuk memastikan distribusi energi tetap stabil selama masa libur Idul Fitri.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam membeli elpiji maupun bahan bakar.
Pemerintah berharap masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kepanikan pasar atau panic buying.
BACA JUGA : Jelang Nataru, Harga Cabai di Bantul Turun Tajam, Stok LPG Dipastikan Aman
BACA JUGA : Residivis Spesialis Gas LPG Ditangkap di Sleman: Ratusan Tabung Raib, Korban Puluhan Juta
“Kami mohon masyarakat belanja dengan bijak sesuai kebutuhan saja. Jika ditemukan indikasi kecurangan takaran atau kelangkaan stok, segera laporkan melalui kanal Lapor Sleman atau Call Center Pertamina 135 agar bisa segera kami tindak lanjuti,” ucapnya.
Dengan tambahan pasokan serta pengawasan distribusi yang diperketat, pemerintah daerah optimistis kebutuhan energi masyarakat Sleman selama Ramadan hingga Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik tanpa menimbulkan kelangkaan di lapangan.