Reformasi Kalurahan DIY Ditargetkan 2027, 21 Program Disiapkan

Kamis 15-01-2026,15:12 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

BACA JUGA : Membangun Masa Depan dari Akar Rumput, Ini Inovasi Tata Kelola Desa Berbasis Data di Cilacap

Menurutnya, penguatan kalurahan tidak bisa dilakukan tanpa perubahan mendasar dalam cara kerja dan mentalitas aparatur. 

Reformasi menuntut kalurahan untuk berani berubah dan meninggalkan praktik lama yang merugikan masyarakat.

“Jika berbicara tentang penguatan, dengan adanya reformasi kalurahan ini, maka kalurahan memang harus berubah. Salah satunya dengan tidak melakukan praktik korupsi dan benar-benar melayani masyarakat,” ucapnya. 

Ia juga menjelaskan alasan dipilihnya Tebing Breksi sebagai lokasi apel bersama 392 kalurahan se-DIY. 

Selain mampu menampung peserta dalam jumlah besar, lokasi tersebut memiliki nilai simbolik yang kuat bagi pembangunan desa.

“Pertama, tempat ini cukup representatif untuk apel besar. Kedua, Tebing Breksi berada di lahan BUMDes, yaitu Badan Usaha Milik Desa, dan ketiga, lokasi ini sudah dikenal luas oleh masyarakat DIY. Karena itu, tidak ada salahnya seluruh kalurahan melaksanakan upacara di sini,” tambahnya. 

BACA JUGA : Di Tengah Pemotongan Anggaran, Bantul Siapkan 485 LPJU LED untuk Jalan Desa

BACA JUGA : Bantul Bangun 75 Gerai KDMP untuk UMKM Desa

Apel di Tebing Breksi tersebut menjadi penanda komitmen bersama pemerintah daerah dan kalurahan untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan warga di seluruh wilayah DIY.

Kategori :