Menjelajahi Kelezatan Ayam Geprek di Yogyakarta

Kamis 15-01-2026,11:16 WIB
Reporter : Tri Diah Aprilia
Editor : Syamsul Falaq

BACA JUGA : Rekomendasi Tempat Makan View Kereta Api Di Jogja, Hadirkan Nuansa Unik dan Berbeda

Olive Chicken

Olive Chicken adalah fenomena tersendiri di Yogyakarta. Meskipun merupakan merek lokal, kualitas ayam goreng krispinya seringkali dianggap mampu bersaing dengan franchise global. Olive juga menyediakan menu ayam geprek dengan sambal khas yang memiliki tingkat kepedasan tinggi. Daging ayamnya dikenal sangat juicy dengan bumbu yang meresap hingga ke tulang. Menikmati ayam Olive yang digeprek dengan sambal ijo adalah definisi kebahagiaan bagi warga lokal yang ingin makan enak dengan harga yang sangat terjangkau.

Geprek Mantul Lempuyangan

Bagi mereka yang kurang menyukai tekstur ayam yang hancur total, Geprek Mantul di kawasan Lempuyangan bisa menjadi destinasi pilihan. Gerai ini menyajikan potongan ayam yang besar dengan lapisan tepung yang pas, tidak terlalu dominan. Selain menu geprek standar yang pedasnya maksimal, mereka juga menawarkan menu Geprek Bakar yang memiliki sentuhan rasa manis kecap, memberikan keseimbangan rasa bagi mereka yang tidak terlalu kuat menahan pedas.

Chicken Crush

Chicken Crush hadir dengan pendekatan yang lebih modern dan ramah keluarga. Berbeda dengan warung geprek pada umumnya, tempat ini menyediakan area makan yang luas, bersih, dan terkadang dilengkapi dengan fasilitas bermain anak. Menu andalannya adalah Ayam Geprek Sambal Daun Jeruk yang memberikan aroma segar di tengah rasa pedas. Di sini, ayam benar-benar digeprek hingga sambalnya meresap ke dalam serat daging, memastikan setiap gigitan memiliki rasa yang konsisten.

Ayam Geprek Bu Rini

Populer di kalangan mahasiswa karena harganya yang sangat ekonomis, Ayam Geprek Bu Rini menawarkan paket makan kenyang dengan harga sekitar 15 ribu rupiah saja. Selain ayam yang dihancurkan bersama sambal yang melimpah, tersedia berbagai lauk pendamping yang menggugah selera seperti jamur krispi, kol goreng, dan saus keju. Bahkan, pelanggan bisa mengganti nasi putih dengan mie goreng untuk memberikan variasi rasa yang lebih kaya.

Hara Chicken

Hara Chicken menawarkan pengalaman makan ayam geprek yang lebih modern dengan tempat yang terjaga kebersihannya. Uniknya, tempat ini sudah mulai melayani pelanggan sejak pukul 6 pagi, cocok bagi mereka yang ingin sarapan berat. Selain ayam yang selalu segar dan renyah, Hara Chicken juga memberikan penawaran menarik berupa tambahan es teh, nasi, dan sop sepuasnya jika makan di tempat. Kualitas rasa yang premium namun dengan harga mahasiswa membuat tempat ini selalu ramai dikunjungi.

Ayam Geprek Pak Wage

Terakhir, namun tak kalah lezat, adalah Ayam Geprek Pak Wage. Warung ini menjadi favorit karena porsinya yang royal dan rasa sambal ijonya yang khas. Banyak orang menyukai sambal di sini karena proses memasaknya yang matang, sehingga tidak ada aroma langu dari cabai hijau. Lauk pendamping seperti terong goreng dan telur dadar menjadi pelengkap yang sempurna untuk menikmati sore hari di Yogyakarta sambil menyantap hidangan pedas yang memuaskan.

BACA JUGA : Daya Tarik Utama Wisata Kuliner Jogja, Eksplorasi Hidangan dengan Nama Unik Berikut Informasi Lengkapnya

BACA JUGA : 6 Pelopor Gluten Free Cake di Jogja Jadi Opsi Komprehensif untuk Gaya Hidup Sehat

Kesepuluh tempat di atas membuktikan bahwa ayam geprek bukan sekadar tren sesaat, melainkan bagian dari budaya kuliner Yogyakarta yang terus bertumbuh. Kreativitas para penjual dalam meramu sambal dan menambahkan berbagai lauk pendamping telah membawa hidangan sederhana ini ke level yang lebih tinggi. Keberagaman pilihan ini memastikan bahwa setiap orang, dengan preferensi rasa apa pun, dapat menemukan "geprek impian" mereka saat berkunjung ke kota ini.

Kategori :