Menjelajahi Simfoni Rasa Makan Siang Paling Ikonik di Solo, Berikut Informasi Selengkapnya
Warung Selat Mbak Lies--
diswayjogja.id – Kota Surakarta, atau yang lebih akrab kita sapa sebagai Solo, memang tak pernah habis menawarkan pesona budayanya yang adiluhung. Namun, di balik kemegahan keraton dan kehalusan kain batiknya, tersimpan harta karun lain yang tak kalah memikat, yakni warisan kuliner yang telah bertahan melintasi zaman. Bagi para pelancong, Solo bukan sekadar destinasi wisata sejarah, melainkan sebuah dapur raksasa yang menyajikan kehangatan melalui resep-resep tradisional yang masih terjaga keasliannya hingga hari ini.
Suasana makan siang di Solo memiliki daya tarik tersendiri yang mampu memikat siapa pun. Ketika jarum jam menunjukkan angka dua belas, sudut-sudut kota mulai dipenuhi dengan hiruk-pikuk antrean warga lokal maupun wisatawan yang haus akan cita rasa otentik. Makan siang di sini bukan hanya tentang memuaskan rasa lapar, melainkan sebuah ritual untuk merayakan kekayaan rempah nusantara yang diolah dengan ketelatenan khas masyarakat Jawa Tengah yang dikenal lemah lembut dan teliti.
Karakteristik utama kuliner Solo terletak pada keseimbangan antara rasa manis yang lembut, gurih yang pas, dan penggunaan bahan-bahan segar yang melimpah. Dari kuah soto yang bening namun kaya kaldu, hingga bumbu kacang pecel yang aromatik, setiap hidangan seolah memiliki cerita tentang sejarah keluarga yang mewariskan resep tersebut dari generasi ke generasi. Inilah yang membuat warung-warung makan di Solo tidak pernah sepi, bahkan banyak di antaranya yang telah menjadi langganan para tokoh nasional hingga presiden.
Jika Anda sedang merencanakan kunjungan ke Solo atau kebetulan sedang berada di sana, memilih tempat makan siang bisa menjadi tantangan tersendiri karena pilihannya yang begitu banyak. Untuk memudahkan petualangan lidah Anda, kami telah merangkum tujuh destinasi makan siang yang tidak hanya melegenda secara usia, tetapi juga konsisten dalam menjaga kualitas rasa. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai tempat-tempat makan yang wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda.
BACA JUGA : Simak Ragam Tempat Kuliner Tengkleng Solo Legendaris, Terkenal Paling Enak Dengan Rasa Gurih Bikin Nagih
BACA JUGA : 5 Tempat Makan Bakmi Jawa Enak di Solo, Gurih Hangat Rasanya Ngangenin
Warung Selat Mbak Lies
Memasuki Warung Selat Mbak Lies, pengunjung tidak hanya disambut oleh aroma masakan yang menggugah selera, tetapi juga dekorasi unik penuh keramik yang memberikan nuansa artistik. Selat Solo merupakan hidangan hasil akulturasi budaya Eropa dan Jawa, dan Mbak Lies adalah salah satu tempat terbaik untuk mencicipinya. Menu andalannya, Selat Gelantin, menyajikan kombinasi daging olahan yang lembut dengan siraman kuah saus cokelat yang manis dan segar, ditemani keripik kentang serta sayuran segar.
Tidak hanya selat, tempat ini juga populer dengan Sup Matahari yang visualnya sangat cantik menyerupai bunga. Lokasinya yang bersih dengan pilihan tempat duduk lesehan maupun kursi membuat pengalaman bersantap menjadi sangat rileks. Keramahan pelayanan di sini seolah melengkapi kelezatan hidangan yang disajikan, menjadikannya destinasi favorit bagi keluarga besar.
Waktu Operasional: 08.00 – 18.00 WIB
Estimasi Biaya: Rp 16.000 hingga Rp 28.000 per porsi.
Sate Mbok Galak
Bagi para karnivora sejati, Sate Kambing Mbok Galak adalah tempat pemberhentian wajib. Nama "Mbok Galak" mungkin terdengar gahar, namun cita rasa satenya justru sangat bersahabat di lidah. Menu primadona di sini adalah Sate Buntel, yaitu daging kambing cincang yang dibungkus dengan lemak tipis lalu dibakar hingga kecokelatan. Hasilnya adalah daging yang juicy, tebal, dan kaya bumbu tanpa ada aroma prengus sedikit pun.
Warung ini telah lama menjadi legenda di Solo dan menjadi langganan para pejabat serta tokoh penting. Potongan daging yang besar menjamin kepuasan maksimal bagi setiap pengunjung. Menikmati sate di sini dengan tambahan irisan bawang merah dan cabai rawit segar akan memberikan sensasi pedas-manis yang meledak di mulut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: