SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmen penuh dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, dalam kegiatan entry meeting pemeriksaan kepatuhan atas Barang Milik Daerah (BMD) di Ruang Rapat Sembada Pemkab Sleman, Rabu (3/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memberikan dukungan penuh terhadap proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Tim BPK DIY.
Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi sebagai wujud tanggung jawab pemerintah daerah kepada publik.
BACA JUGA : Bupati Sleman Kukuhkan FKUB 2025–2030: Pemuka Agama Diminta Jadi Teladan Toleransi dan Penjaga Kerukunan
BACA JUGA : Bupati Sleman Optimistis Pasar Godean Jadi Percontohan Pasar Rakyat Tertib dan Gemah Ripah
“Saya menyampaikan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan jajarannya untuk bisa memberikan data dan informasi yang akurat kepada Tim Pemeriksa, bersikap kooperatif dan proaktif agar nantinya dapat dihasilkan Laporan Hasil Pemeriksaan yang akurat,” katanya.
Ia menegaskan, pengelolaan Barang Milik Daerah harus dilakukan secara akuntabel, efektif, dan efisien.
“Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tata kelola pengelolaan BMD yang akuntabel dan dalam pemanfaatannya dilaksanakan secara efektif dan efisien,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjadikan proses pemeriksaan sebagai sarana perbaikan berkelanjutan.
“Atas komitmen tersebut, saya mengajak kepada seluruh jajaran perangkat daerah agar menjadikan pemeriksaan pendahuluan ini sebagai cermin evaluasi dan sarana pembelajaran,” ucapnya.
Ia menilai, tata kelola pemerintahan yang baik hanya bisa terwujud jika seluruh perangkat daerah memiliki komitmen yang sama untuk menjaga integritas dan keterbukaan.
“Pemeriksaan ini bukan sekadar formalitas, tetapi kesempatan bagi kita untuk terus memperbaiki sistem, meningkatkan transparansi, serta membangun kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.
Fokus pada Lima Ruang Lingkup Utama
BACA JUGA : Bupati Sleman Minta Maaf soal Ratusan Siswa Keracunan MBG, Janji Evaluasi Menyeluruh
BACA JUGA : Bupati Sleman Kukuhkan PASRI DIY 2025-2027: Menegaskan Komitmen Pelestarian Seni Tradisi