Sleman Tambah 219.360 Tabung Elpiji 3 Kg Jelang Lebaran

Sleman Tambah 219.360 Tabung Elpiji 3 Kg Jelang Lebaran

Sekda Sleman Susmiarto melakukan pemantauan distribusi elpiji 3 kg di agen dan pangkalan untuk memastikan stok aman serta harga tetap stabil menjelang Idul Fitri.--Foto: Humas Pemkab Sleman

SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman memperketat pengawasan distribusi energi sekaligus menambah pasokan elpiji 3 kilogram (kg) untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi selama Ramadan hingga masa mudik Lebaran.

Pengawasan dilakukan melalui pemantauan langsung di sejumlah agen dan pangkalan elpiji.

Salah satunya di Agen PT Expra Baru di Nogotirto dan Pangkalan Fajar Group Grosir di Balecatur pada Kamis (5/3/2026). 

Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan stok elpiji bersubsidi tetap tersedia di tingkat masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Susmiarto, mengatakan pemerintah daerah ingin memastikan distribusi elpiji berjalan lancar tanpa hambatan, terutama menjelang periode libur nasional yang berpotensi mengganggu proses pengiriman.

BACA JUGA :  PSIM Jogja Tanpa Dua Pemain Hadapi Semen Padang, Franco Ramos Tegaskan Siap Tampil Maksimal

BACA JUGA : Datang dengan Tekad Balas Rekor Buruk, PSS Sleman Siap Gasak Persela di Surajaya

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan elpiji melon. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sleman telah mengajukan tambahan kuota fakultatif kepada Pertamina untuk menutup kekosongan pengiriman saat hari libur nasional,” katanya. 

Ia menjelaskan, alokasi kuota elpiji 3 kg untuk Kabupaten Sleman pada tahun 2026 mencapai 47.014 metrik ton (MT). 

Jika dikonversi, jumlah tersebut setara dengan sekitar 15.671.333 tabung elpiji bersubsidi yang akan didistribusikan kepada masyarakat sepanjang tahun.

Namun, pemerintah daerah menyadari bahwa kebutuhan energi rumah tangga cenderung meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Aktivitas memasak di rumah tangga, meningkatnya usaha kuliner musiman, hingga kebutuhan pelaku usaha mikro menjadi faktor utama yang mendorong lonjakan permintaan elpiji.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Pemkab Sleman mengajukan tambahan kuota fakultatif secara bertahap kepada PT Pertamina.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: