Kisah Tika, Difabel yang Kini Bangkit Berkat Pekerjaan di Pabrik Rokok

Kisah Tika, Difabel yang Kini Bangkit Berkat Pekerjaan di Pabrik Rokok

Tika dan Tenyria Swastika (kiri) yang menjadi bukti harapan dan semangat baru bagi difabel untuk hidup mandiri, saat ia dan puluhan penyandang disabilitas bekerja di pabrik rokok HS.--dok. Surya Grup

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Kesempatan kerja yang terbatas kerap menjadi hambatan besar bagi penyandang disabilitas. Namun, kisah Tika (35), warga Temanggung, menjadi bukti bahwa peluang yang tepat dapat mengubah hidup seseorang secara signifikan.

Sebelum bekerja di pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang, Tika mengaku harus melewati jalan panjang dan penuh penolakan saat mencari pekerjaan. Berbagai lamaran yang ia kirimkan tak kunjung membuahkan hasil.

“Dulu sulit sekali cari kerja. Sudah melamar ke banyak tempat, tapi selalu gagal,” ujar Tika, Selasa (7/4/2026).

Harapan itu akhirnya datang saat ia mengetahui adanya lowongan kerja khusus untuk penyandang disabilitas di pabrik rokok HS. Tanpa syarat yang rumit, Tika diterima bekerja dan mulai menjalani kehidupan yang lebih mandiri.

BACA JUGA : Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Pengusaha Rokok HS Minta Maaf dan Beri Beasiswa Korban

BACA JUGA : Usai Selamat dari Kecelakaan Moge, Muhammad Suryo Berangkatkan 150 Karyawan Umroh

Kini, Tika bekerja sebagai karyawan linting rokok bersama puluhan penyandang disabilitas lainnya yang juga mendapatkan kesempatan serupa.

“Di sini saya merasa dihargai. Tidak dibedakan. Semua diperlakukan sama,” katanya.

Lingkungan kerja yang inklusif menjadi salah satu faktor utama yang membuat Tika merasa nyaman. Ia tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga rasa percaya diri yang selama ini sempat memudar.

Tak hanya itu, perusahaan juga menyediakan fasilitas mess gratis bagi karyawan difabel. Fasilitas ini sangat membantu, terutama bagi pekerja dari luar daerah dengan keterbatasan mobilitas.

BACA JUGA : Pelanggaran Merokok Masih Marak di Malioboro, Satpol PP Perketat Patroli Pasca Jogobaran

BACA JUGA : Satpol PP Jogja Larang Merokok dan PKL di Malioboro, Ini Titik Poskonya

Salah satu rekan kerjanya, Tenyria Swastika (35), mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan perusahaan.

“Semoga HS semakin jaya sehingga semakin banyak kawan-kawan disabilitas yang diterima bekerja. Maturnuwun atas kesempatan dan fasilitas mess yang diberikan,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: