Cuaca Ekstrem Mengintai, Sleman Siapkan Dana Darurat dan Relawan

Cuaca Ekstrem Mengintai, Sleman Siapkan Dana Darurat dan Relawan

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa memberikan keterangan kepada media usai apel kesiapsiagaan bencana bersama BPBD dan relawan di Sleman, awal Januari 2026.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Ancaman bencana akibat cuaca ekstrem menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sleman. 

Wilayah dengan karakter geografis yang beragam, mulai dari lereng Gunung Merapi hingga kawasan padat penduduk, menuntut kesiapsiagaan yang tidak bisa bersifat reaktif semata.

Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menegaskan bahwa kesiapan menghadapi bencana harus dilakukan sebelum risiko benar-benar terjadi. 

Menurutnya, bencana tidak pernah bisa diprediksi secara pasti, baik dari segi waktu maupun lokasi.

“Bencana memang tidak kita harapkan, tetapi kita tidak pernah tahu kapan dan di mana bencana bisa terjadi. Karena itu, kesiapsiagaan harus terus dilakukan,” katanya saat ditanya mengenai kesiapan Pemkab Sleman menghadapi potensi bencana di tengah kondisi cuaca ekstrem, Senin (12/1/2026). 

BACA JUGA : Merapi Meluncur hingga 120 Kali Sehari, BPBD Sleman Pastikan Masih Aman

BACA JUGA : Cabai Sleman Turun Meski Produksi Lokal Terganggu Cuaca

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Sleman secara rutin melaksanakan berbagai bentuk persiapan, salah satunya melalui apel kesiapsiagaan bencana. 

Kegiatan ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman serta seluruh elemen relawan kebencanaan yang tersebar di wilayah kabupaten.

Apel kesiapsiagaan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan simbolik, melainkan sebagai sarana konsolidasi kekuatan lapangan. 

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah memastikan kesiapan personel, jalur koordinasi, hingga respons cepat ketika bencana benar-benar terjadi.

Selain penguatan struktur penanganan bencana, Pemkab Sleman juga menaruh perhatian besar pada aspek edukasi masyarakat. 

BACA JUGA : Usai Nataru, Harga Cabai di Sleman Turun hingga 15 Persen

BACA JUGA : Usai Nataru, Harga Cabai di Sleman Turun hingga 15 Persen

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: