Kemendag Kunjungi Pasar Prawirotaman, Pastikan Harga Bahan Pokok Terkendali

Wakil Menteri Pedagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri berkunjun ke Pasar Prawirotaman, Kota Yogyakarta, Jumat (21/3/2025), untuk memastikan harga bahan pokok aman selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. --Foto: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Wakil Menteri Pedagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, melakukan kunjungan ke Pasar Prawirotaman, Kota Yogyakarta, Jumat (21/3/2025).
Dalam kujungannya tersebut, Wamendag ingin memastikan harga bahan pokok aman selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.
"Kami berkunjung ke Pasar Prawirotaman dan kita memantau harga, kita dari Kemendag aktif di masa Ramadan ini hingga menjelang Idulfitri untuk memantau harga bahan pokok dan hasil pemantauan kami semuanya masih dalam sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi)," ujar Dyah Roro.
Selain memantau harga bahan pokok, Wamendag juga mengecek takaran MinyaKita yang dijual salah satu pedagang Pasar Prawirotaman. Dari dua paket yang diperiksa tersebut, hasilnya sesuai.
"Jadi kita tes tadi ada dua paket MinyaKita, dan semuanya sesuai (takaran). Harapannya semoga kondisi stabil, stoknya ada dan masyarakat bisa berbelanja di pasar yang ternyata sangat luar biasa ini," katanya.
BACA JUGA : Jaga Harga Kebutuhan, Pemkot Jogja dan Kemendag Pastikan Stok Harga Pangan Akan Tetap Stabil
BACA JUGA : Mendag Tak Meragukan Kerajinan Produksi DIY, Optimistis Permintaan Penuh Sepanjang Tahun
Kementerian Perdagangan terus berupaya untuk melakukan pemantauan secara aktif, agar pasokan dan harga bahan pokok aman terkendali.
"Yang pertama kita melakukan pemantauan cukup aktif, saya dengan Pak Menteri Perdagangan bagi tugas di berbagai wilayah, untuk memastikan harga itu stabil. Kalaupun ada lonjakan harga kemudian dari segi suplai tidak mencukupi, kita tentu mempunyai pemantauan di Jakarta," jelasnya.
Dyah Roro menyebutkan, pemantauan di Jakarta tersebut, di mana pihaknya bisa melihat di seluruh Indonesia, di setiap wilayah suplainya seperti apa, sehingga Kemendag akan berkoordinasi dengan produsen, jika memiliki kendala.
"Tapi selebihnya ada hal-hal yang tidak bisa dikendalikan ya. Misalnya seperti cuaca yang mengakibatkan stok cabai kita semakin menurun yang kemudian harga makin meningkat. Jadi ada hal-hal yang di luar kendali kita juga," tuturnya.
BACA JUGA : Temui Pedagang di Pasar Beringharjo, Pemkot Yogyakarta Pastikan Tak Terjadi Inflasi
BACA JUGA : Harga Cabai Rawit Rp85 Ribu Per Kilogram, Pedagang di Pasar Beringharjo Kurangi Stok Persediaan
Dampak cuaca tersebut menurut Dyah Roro berpengaruh cukup signifikan terhadap stok yang menjadi sangat sedikit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: