15 Kontingen Ikuti Gema Takbir Njeron Beteng di Alun-Alun Selatan Yogyakarta

Salah satu peserta pawai dalam Gema Takbir Njeron Beteng di kawasan Alun-alun Selatan, Kota Yogyakarta, Minggu (30/3/2025) malam. Gelaran yang ketujuh kalinya ini mengusung tema 'Gema Takbir Nusantara Cahaya Islam Berkemajuan' yang diikuti 15 kontingen.--Foto: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Sebanyak 15 kontingen mengkuti Gema Takbir Njeron Beteng di kawasan Alun-Alun Selatan, Kota Yogyakarta, pada Minggu (30/3/2025) malam, mengusung tema 'Gema Takbir Nusantara, Cahaya Islam Berkemajuan'.
Keseluruhan kontingen itu tak hanya dari kawasan Keraton, namun dari daerah lainnya diantaranya perwakilan masjid dari Kabupaten Bantul.
Ketua panitia Gema Takbir Njeron Beteng, Arbi Surya Winata, mengatakan Gema Takbir ini dikemas dengan sajian kreatifitas dari masing-masing kontingen, dengan tetap mengumandangkan lafaz takbir.
Rangkaian acara dimulai sekitar pukul 19:15 WIB, mengambil start dari Jalan Taman kemudian menuju ke arah Alun-alun selatan dan menuju Sasono Hinggil Dwi Abad.
BACA JUGA : Ramaikan Malam Lebaran, Ratusan Peserta Pawai Takbir di Kotagede Yogyakarta
BACA JUGA : Polresta Yogyakarta Larang Kendaraan Takbiran dari Luar, Masuk ke Kota Yogyakarta
"Di Sasono Hinggil Dwi Abad para peserta menampilkan koreografi dan semangat takbir dalam sebuah sesi display sebelum melanjutkan perjalanan kembali menuju Jalan Langenastran Lor dan finish di Jalan Gamelan Raya," katanya.
Pawai takbir keliling ini juga dilombakan dengan merebutkan piala Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kraton. Untuk kreteria yang dinilai adalah maskot, irama, display, serta kekompakan peserta.
Terkait tema yang diangkat, Gema Takbir untuk tahun ketujuh ini sengaja memilih tema nusantara lantaran pihaknya ingin mengenalkan kepada masyarakat tentang budaya yang ada di seluruh Indonesia.
"Kami sepakat pengambilan tema nusantara ini selain kami ingin mensyiarkan agama islam, kami juga ingin mengenalkan kepada peserta dan penonton tentang budaya yang ada di Indonesia," jelasnya.
BACA JUGA : Wali Kota Yogyakarta Ajak Warga Jaga Kebersihan Idulfitri, Tangkap Pembuang Sampah Liar
BACA JUGA : Libur Lebaran, Pemkot Yogyakarta Siapkan 16 unit Truk Sampah
Pawai takbir keliling ini dibuka oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ditandai dengan pemukulan gong. Dalam sambutannya pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.
"Kami harap kegiatan tersebut dapat memperkokoh keimanan, memajukan pendidikan, dan memperjuangkan kesejahteraan umat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: