Wakil Gubernur DIY Ikuti Rakornas OIKN, IKN Konsep Masa Depan Indonesia

Wakil Gubernur DIY Ikuti Rakornas OIKN, IKN Konsep Masa Depan Indonesia

Suasana Rakornas OIKN di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis, 14 Maret 2024.-DOK.-

DISWAYJOGJA – Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Ibu Kota Nusantara (IKN). Acara tersebut diselenggarakan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) dalam rangka mewujudkan visi Ibu Kota Nusantara sebagai kota dunia untuk semua sebagaimana yang diamanatkan dalam ketentuan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis, 14 Maret 2024.

Deputi Bidang Pengendalian dan Pembangunan OIKN Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi melaporkan, untuk memahami substansi ibu kota nusantara dari berbagai perspektif, OIKN melakukan pengenalan ibu kota nusantara sebagai loncatan peradaban Indonesia, sekaligus membahas potensi kerja sama antara OIKN dengan pemerintah daerah. Tema yang diusung adalah kolaborasi pemerintah daerah dengan OIKN untuk mewujudkan kota dunia untuk semua.

BACA JUGA:Asyiknya Liburan di Pantai Popoh: Destinasi Wisata Terbaru 2024 yang Bakal Bikin Kamu Ketagihan di Tulungagung

“Sebagai episentrum pembangunan maka simpul kemitraan strategis termasuk dengan pemerintah daerah sangatlah dibutuhkan, karena IKN adalah milik semua dan menjadi tanggung jawab bersama untuk mewujudkannya. Dalam proses pembangunan IKN wajib memenuhi unsur transparansi dan akuntabilitas serta menyesuaikan desain arsitektur masa depan Indonesia,” tuturnya.

Menjawab tantangan IKN sebagai masa depan Indonesia, maka dalam rakornas kali ini menghadirkan para narasumber orang-orang hebat. Di antaranya Mendagri, Menteri PUPR, Menteri ATR, Kepala Bappenas dan Kurator Nusantara, Ridwan Kamil yang akan menyampaikan berbagai konsep dan perspektif IKN. 

Dari perspektif lingkungan IKN dibangun sebagai kota berkelanjutan dengan tujuan menjadi kota hutan dan kota netral karbon pada tahun 2045. Disamping untuk mengembalikan kejayaan hutan tropis Kalimantan, pengendalian perubahan iklim, perlindungan keanekargaman hayati serta pengakuan kearifan lokal masyarakat.

BACA JUGA:Catat! Berikut 6 Hal yang Sebaiknya Dihindari Agar Puasa Kamu Tetap Sah!

Sedangkan dari perspektif ekonomi IKN merupakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif, mengusung konsep keadilan dan pemerataan serta menjadi motor penggerak ekonomi yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dalam skala lokal, nasional dan global. Adapun dari perspektif teknologi, IKN mewujudkan konsep kota cerdas dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sehingga mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi dan menjawab tantangan masa depan. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: