Keracunan MBG Bantul, Dua Dapur Ditutup dan Pengawasan Diperketat

Keracunan MBG Bantul, Dua Dapur Ditutup dan Pengawasan Diperketat

Ilustrasi penanganan kasus dugaan keracunan makanan program MBG di Bantul yang menyebabkan dua dapur dihentikan sementara sambil menunggu hasil uji laboratorium.--Foto: Int

Skema baru yang tengah disiapkan ini akan melibatkan lebih banyak unsur di tingkat kapanewon, sehingga pengawasan dapat dilakukan secara kolektif dan lebih intensif.

BACA JUGA : MBG Ramadan Sleman, Menu Kering dan Evaluasi Gizi Diperketat

BACA JUGA : UGM Sarankan Gunakan Istilah Pangan Olahan, Bukan UPF Dalam Kebijakan MBG

Dengan demikian, potensi kelalaian atau celah dalam distribusi makanan diharapkan dapat diminimalkan.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga kepercayaan publik terhadap program MBG yang bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah. 

Insiden keracunan yang terjadi sebelumnya menjadi catatan penting untuk memperbaiki sistem yang ada.

Ke depan, hasil uji laboratorium akan menjadi acuan utama dalam menentukan langkah lanjutan. 

Tidak hanya untuk memastikan keamanan makanan, tetapi juga untuk memutuskan kapan operasional dapur MBG dapat kembali dijalankan.

Dengan evaluasi yang lebih ketat dan sistem pengawasan yang diperluas, Pemkab Bantul berharap program MBG dapat berjalan lebih aman, terkontrol, dan memberikan manfaat optimal bagi para siswa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: