Kemarau Ekstrem Ancam Bantul, Warga Diminta Hemat Air

Kemarau Ekstrem Ancam Bantul, Warga Diminta Hemat Air

Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin, memberikan keterangan terkait kesiapsiagaan menghadapi ancaman kemarau ekstrem dan potensi krisis air bersih di Bantul.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

BPBD Bantul menilai, keberhasilan menghadapi kemarau tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam mengelola sumber daya air.

Oleh karena itu, imbauan penghematan air terus digencarkan, baik melalui sosialisasi langsung maupun media digital.

Masyarakat diharapkan mulai mengubah kebiasaan penggunaan air, seperti menghindari pemborosan, menggunakan air secukupnya, serta memanfaatkan sumber air alternatif jika tersedia.

Jika langkah-langkah ini dilakukan secara bersama-sama, dampak kemarau ekstrem diyakini dapat ditekan, sehingga krisis air bersih tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

BACA JUGA : BPBD Bantul Minta Lima Warga Mengungsi Usai Tebing Longsor di Imogiri

BACA JUGA : BPBD Sleman Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Lebaran 2026

BPBD Bantul juga memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan ketersediaan air di lapangan, serta siap mengambil langkah cepat jika situasi memburuk dalam beberapa bulan ke depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: