Siklon Narelle Picu Cuaca Ekstrem di DIY, BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai
Petugas BPBD mengevakuasi pohon tumbang akibat hujan lebat dan angin kencang di wilayah Bantul.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
BANTUL, diswayjogja.id - Potensi cuaca ekstrem diperkirakan akan melanda wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi ini mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat, terutama terhadap risiko hujan lebat yang disertai angin kencang hingga puting beliung.
Peringatan ini disampaikan menyusul prakiraan cuaca pada periode akhir Maret 2026 yang menunjukkan peningkatan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Bantul.
Warga diminta tidak menganggap remeh perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan berdampak signifikan.
Koordinator Pusdalops BPBD Bantul, Aka Luk Luk Firmansyah, mengatakan bahwa potensi cuaca ekstrem kali ini dapat memicu berbagai kejadian berbahaya di lingkungan masyarakat.
BACA JUGA : Alumni SMK Muhammadiyah 1 Bantul Beri Laptop kepada Alif, Siswa yang Viral karena Sepatu Patungan Teman
BACA JUGA : Sakit Hati Usai Minum Miras, Pria di Bantul Tewas Dibacok Temannya Sendiri
“Waspadai kejadian dampak cuaca ekstrem, seperti angin kencang, bisa disertai petir, atau angin puting beliung, pohon tumbang, baliho tumbang dan sejenisnya,” katanya, Sabtu (28/3/2026).
Menurutnya, angin kencang menjadi salah satu ancaman utama karena dapat menyebabkan kerusakan fisik secara cepat, terutama di kawasan permukiman maupun jalan raya yang banyak ditumbuhi pohon besar dan papan reklame.
Ia menambahkan, masyarakat diminta untuk sementara waktu menghindari area berisiko tinggi saat cuaca mulai memburuk.
“Masyarakat sebaiknya menjauhi pohon besar, papan reklame, serta bangunan yang tidak kokoh saat angin kencang terjadi,” ujarnya.
Selain itu, BPBD Bantul juga mengingatkan warga yang tinggal di kawasan rawan bencana seperti bantaran sungai dan lereng perbukitan agar meningkatkan kesiapsiagaan.
BACA JUGA : Bupati Bantul Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik
BACA JUGA : Tanah Bergerak di Bantul Terjadi di 5 Lokasi, Rekomendasi Penanganan dan Hasil Kajian Ditunggu Jumat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: