Aksi di Mapolda DIY Selasa Malam Ricuh, Polisi Sempat Amankan Tiga Mahasiswa

Aksi di Mapolda DIY Selasa Malam Ricuh, Polisi Sempat Amankan Tiga Mahasiswa

Aksi di depan Polda DIY sempat ricuh dan merusak pagar sisi timur, Selasa (23/2/2026) malam, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan memastikan situasi DIY tetap kondusif dan membantah adanya gas air mata.--dok. Polda DIY

Diberitakan sebelumnya, ratusan massa menggeruduk Mapolda DIY pada Selasa (24/2/2026) sore, tepat menjelang berbuka puasa. 

Situasi sempat memanas pada malam hari. Sekitar pukul 19.45 WIB, massa menggelar salat gaib di Jalan Ringroad Utara untuk mendoakan para aktivis dan demonstran yang disebut menjadi korban dalam berbagai peristiwa aksi.

Salah satu peserta aksi, Yazi, menyampaikan doa tersebut sebagai bentuk solidaritas.

BACA JUGA : Jaga Warga Jadi Garda Terdepan Keamanan Lingkungan Pasca Kericuhan di Yogyakarta

BACA JUGA : Kompolnas Kunjungi RSUP Dr. Sardjito, 6 Orang Pasien Masih Dirawat Termasuk Polisi Imbas Kericuhan

“Kami menghaturkan doa untuk para korban. Ini bentuk mendoakan mereka agar tenang. Kami berharap polisi bisa sadar bahwa mereka tidak bisa bertindak semena-mena terhadap rakyat. Polisi harus hadir sebagai pelindung masyarakat,” ujarnya.

Sekitar pukul 19.50 WIB terdengar ledakan dari halaman Mapolda DIY yang membuat massa berlarian menjauh. Ledakan kedua terdengar pukul 20.07 WIB. Sejumlah massa sempat melempar batu ke arah halaman kantor kepolisian, bahkan mencoret tembok dengan tulisan “All Cops Are Bastards”.

Situasi berangsur terkendali sekitar pukul 20.18 WIB setelah warga dan aparat membubarkan massa dari sisi barat kawasan Perempatan Affandi Ringroad Utara, lalu dilanjutkan ke sisi timur.

Sekitar pukul 20.22 WIB, arus lalu lintas di Ringroad Utara kembali dibuka dan terpantau lancar. Hingga pukul 21.10 WIB, situasi di sekitar Mapolda DIY terpantau kondusif dengan aparat masih berjaga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: