Aksi di Mapolda DIY Selasa Malam Ricuh, Polisi Sempat Amankan Tiga Mahasiswa

Aksi di Mapolda DIY Selasa Malam Ricuh, Polisi Sempat Amankan Tiga Mahasiswa

Aksi di depan Polda DIY sempat ricuh dan merusak pagar sisi timur, Selasa (23/2/2026) malam, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan memastikan situasi DIY tetap kondusif dan membantah adanya gas air mata.--dok. Polda DIY

SLEMAN, diswayjogja.id - Aksi penyampaian aspirasi di depan Polda DIY pada Selasa (24/2/2026) malam sempat berakhir ricuh dan diwarnai pengrusakan pagar sisi timur Mapolda. Meski demikian, aparat kepolisian memastikan situasi di kawasan DIY tetap aman dan kondusif.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa di Tual yang menjadi latar belakang aksi tersebut.

“Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam untuk keluarga korban terkait peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya melalui keterangan video, Rabu (25/2/2026) dini hari.

Terkait jalannya aksi, Ihsan menyayangkan unjuk rasa yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi harus berujung ricuh dan disertai pengrusakan fasilitas.

BACA JUGA : Massa Coret Tembok Polda DIY dan Sempat Terjadi Ledakan, Aksi Berakhir Dibubarkan

BACA JUGA : Massa Gelar Salat Gaib di Ringroad Utara Depan Polda DIY, Serukan Reformasi Kepolisian

“Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi pengrusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi masyarakat DIY, termasuk unsur Jaga Warga, yang turut bersinergi bersama aparat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, pendekatan pengamanan dilakukan dengan mengedepankan kearifan lokal dan kultur budaya Jawa. Petugas tetap bersikap sabar dan persuasif meskipun menghadapi massa yang sempat bertindak anarkis.

Dalam kegiatan tersebut, petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa. Namun, ketiganya telah diserahkan kembali kepada pihak rektorat pada pukul 22.30 WIB setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kampus.

BACA JUGA : Ratusan Massa Geruduk Polda DIY, Pagar Sisi Timur Sempat Dijebol

BACA JUGA : CCTV Ungkap Dua Titik Pembakaran Tenda Polda DIY dalam Kericuhan Massa

Lebih lanjut, Ihsan menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai adanya tembakan gas air mata maupun tembakan peringatan adalah tidak benar.

“Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: