Gempa Bantul 5,5 dan 4,4, BPBD Sebut Kerusakan Hanya Ringan
Ribut Bimo Haryo Tejo, Sekretaris BPBD Bantul, saat ditemui media, menjelaskan dampak gempa magnitudo 5,5 dan 4,4 di wilayah Bantul.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
"Dampak yang tercatat hanya sebatas kerusakan ringan, seperti retakan pada dinding atau atap rumah. Kami berterima kasih atas perhatian masyarakat," tuturnya.
Terkait bantuan keuangan, ia menyebut BPBD Bantul belum memperoleh angka pasti.
Namun, pihaknya siap menyalurkan bantuan jika terjadi kerusakan yang lebih parah di kemudian hari.
BPBD juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat menghadapi gempa.
Warga diminta menyiapkan perlindungan diri, mengetahui jalur evakuasi, dan mengutamakan keselamatan, terutama bagi mereka yang tinggal di bangunan tua atau rawan guncangan.
BACA JUGA : Merapi Meluncur hingga 120 Kali Sehari, BPBD Sleman Pastikan Masih Aman
BACA JUGA : Status Siaga Darurat Diperpanjang, BPBD Kota Yogyakarta Siagakan Posko Darurat
Gempa tektonik ini, menurut BMKG, berpusat pada kedalaman 10–20 kilometer dari permukaan laut.
Meskipun getarannya dirasakan di beberapa wilayah, kekuatan gempa tergolong ringan hingga menengah.
BPBD Bantul terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kelurahan untuk memantau situasi dan menyiapkan langkah mitigasi bila terjadi gempa susulan.
Kesigapan ini penting untuk meminimalkan risiko terhadap warga dan infrastruktur publik.
Dengan pengumpulan data yang cepat, masyarakat diharapkan tetap tenang.
BACA JUGA : Bantul Diterjang Hujan Deras, BPBD Tindak Cepat Tangani Pohon Tumbang, Longsor, dan Jembatan Putus
Pihak berwenang mengimbau warga melaporkan kerusakan atau potensi bahaya yang ditemui agar penanganan bisa dilakukan secara tepat dan cepat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: