Bantul Kejar Target 8.000 Koperasi Desa Merah Putih, 75 Titik Disiapkan

Bantul Kejar Target 8.000 Koperasi Desa Merah Putih, 75 Titik Disiapkan

Sejumlah warga berada di area Kampung Nelayan Poncosari, Srandakan, Bantul--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

BANTUL, diswayjogja.id - Program pembangunan Koperasi Desa Merah Putih terus dikebut sebagai bagian dari target nasional membangun 8.000 koperasi hingga (31/1/2025).   

Program ini tidak hanya menekankan pembangunan fisik, tetapi juga mendorong peran serta masyarakat melalui karya bakti di tingkat desa.

Komandan Kodim 0729/Bantul Letkol Kav Fikri Nurheldi mengatakan, pelibatan TNI dalam program ini dilakukan karena jaringan komando teritorial dinilai mampu mempercepat koordinasi dengan pemerintah desa dan warga.

"Karena TNI memiliki jaringan hingga ke tingkat desa, PT Agrinas menugaskan kami membantu penyiapan lahan dan koordinasi dengan masyarakat agar target nasional tersebut dapat tercapai,” katanya, Rabu (3/1/2025). 

Ia menjelaskan, setiap bangunan koperasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 92 hari sejak proses dimulai. 

BACA JUGA : Kampung Nelayan Bantul Jadi Model Ekonomi Pesisir Berbasis Koperasi

BACA JUGA : Poncosari Kuatkan Koperasi Nelayan, Armada Baru Targetkan Kenaikan Produksi 25 Persen

Setelah rampung, koperasi akan menjadi aset desa yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan ekonomi, mulai dari swalayan, penjualan gas, pupuk, logistik, hingga layanan masyarakat.

“Nantinya bangunan koperasi akan menjadi aset desa yang benar-benar bisa dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan ekonomi dan pelayanan warga,” ucapnya.

Di wilayah Bantul, rencana pembangunan difokuskan pada 75 titik sesuai jumlah kalurahan. Namun, hingga kini baru 51 titik yang melaporkan kesiapan lahan, dan sebagian masih perlu diverifikasi karena belum sepenuhnya memenuhi ketentuan teknis.

"Untuk wilayah kita direncanakan pada 75 titik, tetapi yang sudah menyampaikan kesiapan lahannya baru 51 titik, dan beberapa masih harus diverifikasi karena belum sesuai dengan ketentuan yang diharapkan,” tuturnya.

Ia mengatakan, dukungan tersebut menjadi angin segar bagi percepatan program di tingkat desa, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.

BACA JUGA : Koperasi Desa Merah Putih di Bantul Mulai Berjalan, ASN Jadi Motor Penggerak Awal

BACA JUGA : Menjelang Libur Akhir Tahun, Koperasi Andong Wisata Siapkan Kuda Sehat dan Penyesuaian Tarif

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: