Pohon Tumbang di Samigaluh Timpa Pengendara, Warga Sedayu Meninggal Dunia

Pohon Tumbang di Samigaluh Timpa Pengendara, Warga Sedayu Meninggal Dunia

Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Dekso Samigaluh, Dusun Dukuh, Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (18/10/2025) pagi.--dok. Polres KP

KULON PROGO, diswayjogja.id - Seorang pengendara motor meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Dekso Samigaluh, Dusun Dukuh, Kalurahan Purwoharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Sabtu (18/10/2025) pagi.

Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.15 WIB saat korban melintas dari arah barat ke timur.

“Benar pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.15 WIB, terjadi pohon tumbang yang menimpa korban dan saksi saat mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AB 2011 SG di Jalan Dekso–Samigaluh,” ujar Iptu Sarjoko dalam keterangannya.

Korban diketahui bernama JS (65), warga Sedayu, Bantul. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami cedera kepala berat dan sempat dilarikan ke RSUD Nyi Ageng Serang (NAS), namun dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis.

BACA JUGA : Tragis, Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Ember Hitam di Bawah Pohon Beringin Sleman

BACA JUGA : Protes Jalanan Berlubang, Warga Kulon Progo Tanam Puluhan Pohon Pisang di Tengah Jalan

Diberitakan sebelumnya, menanggapi meningkatnya potensi bencana saat musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulon Progo mengeluarkan surat edaran (SE) tentang kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem.

Kepala BPBD Kulon Progo, Setiawan Tri Widada, menjelaskan bahwa wilayah Kulon Progo segera memasuki musim hujan, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

“Surat edaran ini menyasar masyarakat dan Pemerintah Kalurahan (Pemkal). Termasuk mendorong Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) agar aktif melakukan mitigasi guna meminimalkan dampak bencana,” ujar Setiawan. 

BPBD Kulon Progo juga meminta warga segera melaporkan bila terdapat pohon berpotensi tumbang atau kondisi lingkungan yang rawan bencana ke perangkat kalurahan atau posko FPRB setempat.

BACA JUGA : Ubah Kesan Kumuh, Pemkot Yogyakarta Tanam Pohon di Area Depo Sampah

BACA JUGA : Pemkot Yogyakarta Gerak Cepat Atasi Kerusakan PJU Akibat Hujan Disertai Angin Hingga Pohon Tumbang

Masyarakat Kulon Progo diimbau melakukan langkah sederhana seperti membersihkan gorong-gorong dari sampah, memangkas ranting pohon yang rawan roboh, hingga memperhatikan kondisi atap rumah agar tidak terhempas angin kencang.

“Gunakan informasi resmi dari kanal pemerintah agar tidak termakan hoaks,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: