BACA JUGA : Perempuan Sleman Palsukan Sertifikat Tanah, Tipu Koperasi di Bantul Rp909 Juta
Sementara itu, tenaga pemasaran berinisial “S” yang menyalurkan dana nasabah ke KSP Mekarsari mengakui koperasi tersebut saat ini belum mampu membayarkan simpanan nasabah di berbagai daerah.
Menurutnya, persoalan tidak hanya terjadi di DIY, tetapi meluas ke puluhan cabang di seluruh Indonesia.
“Memang sekarang KSP Mekarsari belum bisa membayarkan uang nasabah di 17 cabang se-Indonesia," tambahnya saat dihubungi.
Ia menambahkan, total nilai simpanan nasabah di DIY diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah, meski angka pastinya masih belum dapat dipastikan.
Dari dana tersebut, sebagian besar disalurkan melalui beberapa tenaga pemasaran.
“Kalau yang melalui saya sekitar Rp 14 miliar untuk 20 nasabah. Total di DIY mungkin di kisaran Rp 53 miliar, karena ada empat sales yang menyalurkan," lanjutnya.
BACA JUGA : 75 Koperasi di Bantul Terancam Dibubarkan, DKUKMPP Pastikan Penataan dan Kepastian Hukum
BACA JUGA : Daftar Tempat Makan Favorit dan Strategis Dekat Solo Safari, Berikut Informasi Lengkapnya
Hingga kini, para nasabah masih menunggu kepastian dari pihak KSP Mekarsari terkait jadwal pencairan simpanan pokok dan pembayaran bunga yang tertunda.
Kasus ini pun mulai mendapat perhatian aparat penegak hukum setelah sejumlah korban melaporkan dugaan masalah tersebut ke pihak kepolisian.