Dinkes DIY Konfirmasi Satu Kasus Super Flu H3N2 Subclade K, Pasien Bayi Sudah Sembuh

Kamis 08-01-2026,07:58 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

Terkait sumber penularan pada kasus bayi di Sleman, Dinkes DIY menduga virus ditularkan melalui kontak erat dengan orang di sekitar pasien, mengingat bayi tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan.

BACA JUGA : SPPG di Yogyakarta Belum Miliki SLHS, Dinkes Imbau Ajukan Lewat Aplikasi JSS

BACA JUGA : Dinkes Yogyakarta 249 Kasus DBD Dalam 10 Bulan, Ajak Warga Terapkan PHBS

Meski telah ditemukan satu kasus, Dinkes DIY memastikan tidak ada lonjakan kasus baru selama libur Natal dan Tahun Baru. Pemantauan melalui fasilitas kesehatan sentinel serta Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) menunjukkan kondisi ISPA di DIY masih dalam batas normal.

“Kita punya sistem kewaspadaan dini dan respons. Penyakit respiratori dipantau rutin harian. Sejauh ini yang mengarah ke super flu belum ada laporan lagi,” tegas Ari.

Dinkes DIY mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti menggunakan masker saat sakit, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga daya tahan tubuh.

Saat ini, Dinkes DIY masih menunggu Surat Edaran resmi dari Kementerian Kesehatan untuk langkah teknis lanjutan, sembari terus mewajibkan seluruh fasilitas kesehatan melaporkan setiap temuan kasus yang dicurigai melalui sistem kewaspadaan yang telah berjalan.

“Kementerian juga menyatakan kasus ini rata-rata tidak berat. Jadi tidak perlu panik. Kalau sakit pakai masker, cuci tangan, dan tingkatkan daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Kategori :