Tak hanya aspek fisik dan ekonomi, Hasto juga menyinggung pentingnya integritas dan kejujuran pedagang. Dia mengingatkan bahwa citra pasar kerap dilekatkan dengan praktik tidak jujur, seperti mengaku barang sudah ditawar padahal belum, atau mengurangi timbangan.
BACA JUGA : Respon Perubahan Pola Belanja, Pemkot Yogyakarta dan Meta Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pasar Rakyat
BACA JUGA : Pemkot Yogyakarta Batasi Plastik di Pasar Tradisional, Hasto Ajak Warga Gunakan Wadah Berulang
“Mengubah pasar bukan hanya fisiknya, tapi juga batiniyahnya. Kejujuran pedagang itu penting. Jangan sampai pasar dicap negatif karena perilaku yang tidak benar,” pesannya.
Dia mengajak seluruh pedagang untuk menjaga etika berdagang, saling membantu sesama, dan menumbuhkan nilai empati, terutama kepada masyarakat yang sedang kesulitan.