Antisipasi Cuaca Ekstrem, Wali Kota Hasto Percepat Pembangunan Tanggul dan Penataan Bantaran Sungai

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Wali Kota Hasto Percepat Pembangunan Tanggul dan Penataan Bantaran Sungai

Talud Sungai Buntung di Bangunrejo, Kricak, Tegalrejo, Kota Yogyakarta ambrol akibat penumpukan sampah dan bangunan yang berdiri di atas sempadan sungai, pada Senin (19/1/2026).--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

YOGYAKARTA, diswayjogja.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyiapkan langkah antisipatif menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah rawan. 

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memastikan pembangunan tanggul dan penataan bantaran sungai akan dipercepat pada tahun 2026.

Menurutnya, beberapa kawasan rawan banjir, seperti Kricak di wilayah Tegalrejo, sebenarnya telah masuk dalam rencana pembangunan Pemkot. Namun, banjir lebih dulu terjadi sebelum proyek fisik dilaksanakan.

“Sebetulnya itu sudah kita rencanakan pembangunannya. Tapi belum sempat dikerjakan, sudah keburu terjadi banjir,” ujar Hasto saat ditemui di Pendopo Taman Perwira Prawirodirjan, Gondomanan, Rabu (21/1/2026). 

BACA JUGA : Sampah Jadi Pemicu Talud Ambrol di Sungai Buntung, Pemkot Soroti Bangunan di Atas Sempadan

BACA JUGA : Talud Sungai Buntung Ambrol, Wali Kota Hasto Pastikan Perbaikan Dianggarkan Tahun Ini

Sebagai langkah cepat, Pemkot Yogyakarta akan berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak untuk membangun tanggul di lokasi rawan. Anggaran dari pemerintah kota juga telah disiapkan untuk mendukung percepatan penanganan.

“Untuk tanggul, kami siap bangun dan berkolaborasi dengan Kepala Balai. Targetnya tahun ini selesai,” katanya.

Selain tanggul, Hasto juga menyoroti dampak banjir yang menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan serius, bahkan bagian bangunan tergerus air. Dia memastikan perbaikan akan dilakukan secara permanen, tidak lagi menggunakan bronjong sementara.

“Ada rumah yang bawahnya ngeronggong, bahkan kamar mandi hilang karena banjir, terutama di perbatasan Kota Yogyakarta dan Bantul. Itu akan kita tangani dengan bangunan permanen,” jelasnya.

BACA JUGA : BBWSSO Siapkan Penanganan Darurat Talud Ambrol di Tegalrejo, Alat Berat Diturunkan Bertahap

BACA JUGA : Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Kota Yogyakarta, Talud Ambrol dan Rumah Tergenang

Pemkot Yogyakarta juga menyiapkan penataan menyeluruh di bantaran sungai, khususnya di sepanjang Sungai Code, Gajahwong, dan Winongo. Penataan akan dilakukan bertahap dengan konsep mundur, munggah, dan madep kali, sesuai arahan Gubernur DIY.

“Nanti rumah-rumah akan mundur, ditinggikan, dan menghadap sungai. Di depannya sekaligus dibuat jalan inspeksi,” terang Hasto.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait