Sekolah Didorong Jadi Kebun Hidup, Bantul Tanamkan Minat Tani Sejak Dini
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo, meninjau lahan pertanian sekolah dalam program literasi tani--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Program literasi tani mulai dijalankan di Kabupaten Bantul dengan pendekatan yang tidak biasa, menjadikan sekolah sebagai ruang belajar sekaligus lahan praktik pertanian.
Sebanyak 32 sekolah dari jenjang SD hingga SLB dilibatkan dalam tahap awal program yang mulai bergulir sejak April 2026 ini.
Melalui program ini, siswa tidak hanya menerima materi tentang pertanian di dalam kelas, tetapi juga terjun langsung menanam, merawat, hingga memanen tanaman hortikultura.
Setiap sekolah mendapat paket bibit berupa cabai, tomat, dan terong yang dikelola secara mandiri di lingkungan sekolah masing-masing.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul, Joko Waluyo, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberi pengalaman nyata kepada siswa tentang proses pertanian.
BACA JUGA : Hari Jadi ke-65 di KPH Balapulang, Perhutani Dituntut Makin Adaptif hingga Inovatif
BACA JUGA : GT Purwomartani Ditutup Saat Hujan Lebat, Dibuka Kembali Setelah Kondisi Aman
“Setiap sekolahan itu mendapat 150 bibit cabai, 150 bibit tomat, dan 150 bibit terong,” katanya, Minggu (5/4/2026).
Menurutnya, pemilihan jenis tanaman tersebut mempertimbangkan aspek edukasi jangka panjang.
Cabai dikenal sebagai tanaman yang dapat dipanen dalam periode relatif panjang, sementara tomat dan terong memungkinkan panen berulang.
Hal ini memberi kesempatan bagi siswa untuk memahami siklus hidup tanaman secara menyeluruh.
“Tanaman yang dipilih memiliki siklus panen berulang sehingga siswa dapat mengikuti proses dari penanaman hingga panen secara berkelanjutan,” ucapnya.
BACA JUGA : Arus Balik Mulai Melandai, Kendaraan di GT Purwomartani Turun 23,8 Persen
BACA JUGA : Arus Balik Memuncak, Kendaraan Masuk GT Purwomartani Dibuka hingga Pukul 10 Malam
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: