Bantul Siap Sambut 1,8 Juta Pemudik, Operasi Lebaran Digelar H-7 hingga H+7

Bantul Siap Sambut 1,8 Juta Pemudik, Operasi Lebaran Digelar H-7 hingga H+7

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyampaikan kesiapan Pemkab Bantul menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 H dalam jumpa pers di Gedung Induk Parasamya Bantul, Selasa (10/3/2026).--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

BANTUL, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Bantul menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Idul Fitri 1447 H/2026 M. 

Salah satu fokus utama adalah memastikan keamanan, kelancaran lalu lintas, serta ketersediaan layanan publik selama arus mudik dan balik Lebaran.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyampaikan bahwa berbagai persiapan tersebut dibahas secara komprehensif dalam rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Koordinasi Pimpinan Kapanewon (Forkopimka) se-Kabupaten Bantul.

Hal itu disampaikan Halim saat jumpa pers kesiapan Pemkab Bantul menghadapi Idul Fitri di Lobby Gedung Induk Parasamya Bantul, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para kapolsek se-Kabupaten Bantul, serta perwakilan dari kejaksaan.

“Forkopimda bersama para pimpinan OPD dan para Kapolsek se-Kabupaten Bantul mengikuti rapat tadi yang sangat komprehensif dan memadai untuk dilakukan langkah bersama secara kolaboratif dan sinergis antar berbagai instansi pemerintah,” katanya. 

BACA JUGA : BPBD DIY Teliti Penyebab Tanah Bergerak di Bantul, Apakah Faktor Alam?

BACA JUGA : Pergerakan Tanah di Pajangan Bantul Rusak 20 Rumah

Ia menjelaskan, salah satu langkah utama yang disiapkan adalah operasi pengamanan yang akan berlangsung selama dua pekan.

Operasi tersebut akan dimulai tujuh hari sebelum Lebaran hingga tujuh hari setelah hari raya.

“Waktu operasi ini adalah H-7 sampai H+7 dengan berbagai kegiatan yang output-nya adalah Bantul yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujarnya.

Selain pengamanan, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada kelancaran arus lalu lintas yang diprediksi meningkat signifikan selama masa mudik dan libur Lebaran.

Menurutnya, koordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar.

“Lalu lintas diharapkan kondusif, artinya lancar, serta ketersediaan komoditas pangan strategis terjamin,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: