Proyek Drainase Rp4,18 Miliar Jalan Soepomo Dikebut, Warga Harap Tak Ada Lagi Banjir

Proyek Drainase Rp4,18 Miliar Jalan Soepomo Dikebut, Warga Harap Tak Ada Lagi Banjir

DPUPKP Kota Yogyakarta mempercepat proyek drainase senilai Rp4,18 miliar di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Umbulharjo, di mana pembangunan saluran air hujan sepanjang 800 meter ini diharapkan mengatasi banjir di kawasan Warungboto dan Pandean.--Dok. Pemkot YK

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) terus memaksimalkan pengerjaan revitalisasi Saluran Air Hujan (SAH) di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Proyek senilai Rp4,18 miliar ini ditargetkan rampung pada Desember 2025 dan diharapkan mampu mengatasi banjir yang kerap melanda kawasan Warungboto dan Pandean setiap musim hujan.

Kepala DPUPKP Kota Yogyakarta Umi Akhsanti mengatakan, proyek ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi risiko genangan air yang sudah terjadi bertahun-tahun.

“Pembangunan drainase di Soepomo kami laksanakan untuk mengurangi dampak banjir di kawasan Warungboto dan Pandean. Kawasan tersebut setiap tahun selalu tergenang, dan alhamdulillah tahun ini sudah bisa kami tangani,” ujar Umi, Kamis (23/10/2025).

BACA JUGA : Pemkot Yogyakarta Gelontorkan Rp5,5 Miliar untuk Revitalisasi Saluran Air Hujan Jalan Prof Dr Soepomo

BACA JUGA : Pemkot Yogyakarta Segera Benahi Saluran Air di Warungboto untuk Cegah Banjir

Revitalisasi dilakukan dengan membangun saluran drainase baru sepanjang 800 meter menggunakan sistem box culvert, mulai dari simpang empat Babaran hingga SD Negeri Glagah. 

Selain itu, DPUPKP juga akan melakukan pengaspalan Jalan Prof. Dr. Soepomo sepanjang 1.400 meter, dari selatan Jalan Veteran hingga tembus ke Jalan Kusumanegara.

Menurut Umi, metode box culvert dipilih karena mempercepat proses pengerjaan dan tetap menjaga kenyamanan warga.

“Dengan menggunakan box culvert, pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat. Setelah dipasang dan ditutup, jalan bisa segera digunakan kembali,” jelasnya.

BACA JUGA : Revitalisasi Jalan Pringgodiningrat Dimulai, Pemkab Sleman Imbau Warga Maklum saat Lalu Lintas Terganggu

BACA JUGA : Rektor UGM Sentil Kondisi PKL Jalan Kaliurang, Malam Hari Ramai tapi Belum Tertib

Selama proses pembangunan, sebagian ruas jalan ditutup sementara demi keamanan pengguna jalan.

“Kami mohon maaf atas penutupan jalan sementara. Ini untuk keamanan bersama agar tidak ada pengguna jalan yang jatuh ke lubang galian,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait