Jumbara PMI DIY 2025 Sleman Jadi Magnet Relawan Muda, Simbol Persahabatan dan Kemanusiaan

Jumbara PMI DIY 2025 Sleman Jadi Magnet Relawan Muda, Simbol Persahabatan dan Kemanusiaan

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa memimpin upacara penutupan Jumbara PMI DIY 2025 di Jaka Garong Camp Ground, simbol apresiasi bagi relawan kemanusiaan.--Foto: HO (Humas Pemkab Sleman)

SLEMAN, diswayjogja.id – Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) dan Temu Karya Bakti Karya Palang Merah Indonesia (PMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2025 resmi ditutup di Jaka Garong Camp Ground dan Outbound Turi, Sleman, Senin (29/9/2025). 

Kegiatan yang berlangsung sejak 27–29 September ini menjadi magnet pembinaan relawan muda PMI se-DIY sekaligus sarana mempererat persahabatan dan kebersamaan.

Upacara penutupan dihadiri langsung oleh Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo beserta jajaran, serta seluruh peserta Jumbara dan Temu Karya Bakti PMI se-DIY. 

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para relawan PMI.

“PMI se-DIY telah memberikan peran nyata dalam membantu masyarakat. Keberadaan PMI terbukti mampu melaksanakan tugas dari waktu ke waktu dengan sangat baik,” katanya dalam sambutannya.

Ia menambahkan, kapasitas, kinerja, dan profesionalitas anggota PMI sudah teruji di berbagai kondisi kedaruratan. 

BACA JUGA : Pengurus Wilayah IKA PMII DIY Dikukuhkan, Siapkan Program Master Class untuk Generasi Kader Masa Kini

BACA JUGA : Terpilih Jadi Ketua BPC HIPMI Brebes, Rizki Targetkan Gandeng Investor Hingga Kembangkan Potensi Wirausaha

“Relawan PMI bisa terus diandalkan dalam memberikan layanan, terutama bagi masyarakat rentan,” ujarnya.

Ia juga menilai penyelenggaraan Jumbara dan Temu Karya Bakti PMI penting sebagai wadah pembinaan relawan. 

Selama tiga hari, peserta dibekali beragam pengetahuan, keterampilan, serta penguatan karakter kepalangmerahan. 

“Kegiatan ini bukan hanya mengasah keterampilan, tetapi juga menanamkan arti persahabatan, kebersamaan, kekeluargaan, dan yang terpenting adalah nilai kemanusiaan,” jelasnya.

Lebih jauh, ia berharap pengalaman yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal hidup sehat dan semangat pengabdian di masyarakat. 

“Kami berharap kegiatan ini menjadi modal bagi anggota PMI untuk siap memberikan dukungan, bantuan, serta keterampilan hidup sehat, baik bagi diri sendiri, lingkungan pendidikan, maupun masyarakat luas,” ucapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait