Jogja Benih Expo 2025, Sri Paduka Ajak Produksi Pertanian Kokoh Secara Budaya
Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), KGPAA Paku Alam X (tengah), menuturkan bahwa benih unggul bukan lagi sekadar input produksi, tetapi merupakan fondasi ketahanan pangan dan kedaulatan bangsa.--Dok. Pemda DIY
GUNUNGKIDUL, diswayjogja.id - Jogja Benih Expo 2025 merupakan wadah kolaboratif yang memadukan inovasi dan kemandirian pangan, yang digelar di Balai Pengembangan Perbenihan dan Pengawasan Mutu Benih Tanaman Pertanian (BP3MBTP), Playen, Gunungkidul, 6-7 Agustus 2025.
Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), KGPAA Paku Alam X, menuturkan bahwa benih unggul bukan lagi sekadar input produksi, tetapi merupakan fondasi ketahanan pangan dan kedaulatan bangsa.
“Pertanian hari ini tidak bisa lagi bertumpu pada pola konvensional semata. Namun demikian, teknologi bukan untuk menggantikan kearifan petani, melainkan untuk memperkuatnya,” kata Sri Paduka, Rabu (7/8/2025).
Wagub DIY pun turut mengajak untuk terus membangun pertanian yang unggul secara produksi dan kokoh secara budaya.
BACA JUGA : Sri Sultan Siapkan Tanah Kas Desa untuk Pasokan Pertanian ke Kopdes Merah Putih
BACA JUGA : Wapres Gibran Minta Generasi Muda dan Akademisi Kembangkan Pertanian Modern di DIY
“Saya mengajak kita semua untuk terus membangun sinergi antara varietas unggul, teknologi tepat guna, dan karakter lokal. Sehingga pertanian kita tidak hanya maju secara produksi, tetapi juga kokoh secara budaya,” katanya.
Melalui Jogja Benih Expo 2025 ini, diupayakan dapat mendorong kemandirian pangan dengan penguatan sektor perbenihan lokal.
Sri Paduka juga berharap Expo yang diadakan selama dua hari ini, dapat menjadi salah satu momentum kebangkitan pertanian DIY yang inovatif, tangguh, dan berdaya saing tinggi, sebagai kontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Sementara Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Daerah DIY, khususnya atas konsistensinya dalam menjadi pionir pengembangan benih unggul berbasis lokal.
BACA JUGA : Dukung Swasembada Nasional, Kapolri dan Gubernur DIY Laksanakan Program Tanam Jagung di Bantul
BACA JUGA : Kapolri Bersama Sri Sultan HB X Tanam Jagung di Bantul, Dukung Ketahanan Pangan
“Acara ini bukan hanya menjadi momentum untuk menampilkan hasil-hasil terbaik dari dunia perbenihan, tetapi juga menjadi wadah pertemuan antara gagasan, inovasi, dan para pelaku utama pertanian Indonesia, yaitu petani kita sendiri,” terangnya.
Titiek secara khusus memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang telah berhasil menjadikan wilayahnya sebagai lumbung benih potensial, meskipun memiliki tantangan alam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: