PSIM Jogja Rekrut Jop van der Avert, Bek Versatile Eks Liga Belanda Siap Debut Lawan Persis
PSIM Jogja resmi memperkenalkan bek Belanda Jop van der Avert sebagai rekrutan baru paruh musim BRI Super League 2025/26, pemain versatile ini berpeluang debut saat menghadapi Persis Solo, Jumat (6/2/2026).--dok. PSIM
YOGYAKARTA, diswayjogja.id — PSIM Jogja secara resmi memperkenalkan bek tengah Jop van der Avert sebagai rekrutan terbaru pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/26.
Perekrutan ini menjadi langkah strategis manajemen bersama pelatih kepala Jean-Paul Van Gastel guna memperkuat kedalaman skuad, khususnya di lini pertahanan.
Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna, menjelaskan bahwa evaluasi tim pelatih menunjukkan kebutuhan mendesak untuk menambah opsi pemain belakang. Hal tersebut berkaca pada sejumlah pertandingan sebelumnya ketika tim mengalami keterbatasan pilihan di sektor pertahanan.
“Pelatih Kepala menggarisbawahi pentingnya kedalaman skuad, terutama di lini belakang. Di beberapa game terakhir, contohnya lawan Persebaya itu, kami sangat kekurangan opsi pemain di lini belakang,” ungkap Razzi dalam keterangan resmi klub, Rabu (4/2/2026).
BACA JUGA : Van Gastel Nilai Permainan PSIM Meningkat Meski Kalah dari Borneo FC
BACA JUGA : Renovasi Stadion Mandala Krida Masih Bertahap, DPRD DIY Minta PSIM Bersabar
Kehadiran Jop van der Avert diharapkan mampu menambah variasi strategi tim. Pemain berkaki kidal ini dikenal versatile karena dapat bermain sebagai bek tengah maupun fullback kiri. Pengalamannya bermain di FC Dordrecht pada Liga Belanda serta kompetisi Asia menjadi pertimbangan utama manajemen.
“Kualitas Jop menurut kami cukup baik karena ia memiliki pengalaman bermain di Belanda dan terakhir di Liga 2 Korea. Fakta menariknya, saat Coach Van Gastel melatih di Liga 2 Belanda, Jop pernah bermain menghadapi tim asuhannya. Jadi secara tidak langsung, pelatih sudah mengetahui karakter permainannya,” jelas Razzi.
Razzi membuka peluang bagi pemain kelahiran 11 Mei 2000 tersebut untuk melakoni debut dalam laga terdekat menghadapi Persis Solo pada Jumat (6/2). Jebolan akademi NAC Breda itu dinilai memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi positif bagi Laskar Mataram.
“Harapannya Jop segera bisa beradaptasi dan berkontribusi untuk PSIM. Lalu, untuk laga terdekat melawan Persis, bisa jadi sudah ikut bermain,” terangnya.
BACA JUGA : PSIM Jogja Takluk 0-3 dari Persebaya, Van Gastel Soroti Kesalahan Tim
BACA JUGA : Cerita Unik Franco Ramos Mingo, Kartu Merah dan Gol Perdana untuk PSIM Jogja
Namun demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih dengan mempertimbangkan kondisi fisik sang pemain.
“Sebenarnya secara administrasi tidak ada halangan, tetapi tergantung pada keputusan tim pelatih. Apakah ada faktor fisik atau segala macamnya itu sudah siap atau belum,” imbuh Razzi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: