Gerakan Indonesia Asri di Sleman, Satria DIY Bersihkan Sungai Boyong dan Libatkan Warga
Satria DIY melakukan aksi bersih Sungai Boyong di Pakem Sleman, Rabu (4/2/2026), dengan penanaman pohon buah, pemasangan jaring sampah, dan pembagian sembako.--dok. IST
SLEMAN, diswayjogja.id – PD Satuan Relawan Indonesia Raya (Satria) DIY turun langsung membersihkan bantaran Sungai Boyong di Dusun Bulus, Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Rabu (4/2/2026).
Dengan membawa sarung tangan, karung sampah, serta bibit pohon, para relawan melakukan aksi lingkungan bertajuk “Kompak Bergerak Berdampak”.
Ketua PD Satria DIY, Arief Sujatmiko atau Miko, mengatakan pemilihan Sungai Boyong memiliki nilai strategis karena menjadi hulu yang mengalir hingga Sungai Code di Kota Yogyakarta.
“Kalau hulunya bersih, hilirnya ikut terjaga. Ini soal tanggung jawab ekologis dari atas ke bawah,” ujarnya.
BACA JUGA : Tradisi Sambut Ramadan, Ratusan Warga Bersih-Bersih Makam Pendiri Muhammadiyah
BACA JUGA : Ratusan Warga dan Pelaku Usaha Bersihkan Malioboro Demi Kenyamanan Wisatawan
Selain membersihkan sampah plastik dan material sisa aktivitas warga, relawan juga melakukan penanaman pohon buah seperti durian, alpukat, dan pisang di sepanjang daerah aliran sungai (DAS). Aksi tersebut juga disertai pembagian paket sembako bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat secara langsung, mulai dari bersih-bersih sungai hingga penanaman pohon. Menurut Miko, pelibatan warga penting agar gerakan lingkungan dapat berkelanjutan dan tidak hanya bersifat seremonial.
“Kami ingin ini menjadi gerakan berkelanjutan. Kesadaran kolektif adalah kunci,” katanya.
Aksi tersebut juga menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subiyanto terkait penguatan Gerakan Indonesia Asri, di mana PD Satria DIY bersama DPC Partai Gerindra Sleman tengah memperingati HUT ke-18 Partai Gerindra.
BACA JUGA : Mitigasi Bencana, Komunitas Satset Jogja dan Warga Sleman Bersih-bersih Selokan Mataram
BACA JUGA : Sungai Code Dibersihkan Lagi, CCTV dan Penerangan Disiagakan
Ketua DPC Partai Gerindra Sleman, Joko Widodo, menyebut kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada lingkungan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan berbasis masyarakat.
“Konservasi harus sistematis. Kita mulai dari hulu agar dampaknya tidak merembet ke wilayah bawah. Penanaman pohon buah juga memberi nilai ekonomi bagi warga,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: