Renovasi Stadion Mandala Krida Masih Bertahap, DPRD DIY Minta PSIM Bersabar
Suasana Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, Senin (19/1/2026), Pemda DIY masih menunggu persetujuan KPK terkait rencana renovasi stadion, setelah kajian mutual check (MC) 0 persen dan uji struktur rampung pada 2026.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id — Proses renovasi Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, dipastikan masih membutuhkan waktu panjang karena harus melalui sejumlah tahapan teknis dan konsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua Komisi D DPRD DIY, RB Dwi Wahyu, meminta semua pihak, termasuk PSIM Jogja dan suporter, bersabar agar proses perencanaan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
Dwi Wahyu menjelaskan, tahapan awal yang dilakukan pada 2026 adalah pelaksanaan mutual check (MC) 0 dan kajian teknis kondisi stadion. Hasil tahapan tersebut akan dilaporkan kepada KPK untuk mendapatkan masukan dan rekomendasi.
“Setelah MC 0 dan kajian selesai, kita laporkan ke KPK. Pasti nanti ada masukan. Kalau sudah clear, baru masuk ke anggaran lagi dan penyusunan DED (Detail Engineering Design). Jadi prosesnya memang agak panjang,” kata Dwi Wahyu ditemui di Gedung DPRD DIY, Kamis (29/1/2026).
BACA JUGA : DPRD DIY Anggarkan Rp1 Miliar untuk Kajian Teknis Stadion Mandala Krida, DED Paling Cepat 2027
BACA JUGA : Nasib Renovasi Stadion Mandala Krida, Pemda DIY Tunggu Persetujuan KPK
Menurutnya, tahapan berlapis tersebut penting agar renovasi stadion tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari. Karena itu, ia meminta PSIM dan publik memahami bahwa proses perencanaan tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa.
“Teman-teman PSIM harap sabar. Daripada nanti menemukan masalah baru,” ujarnya.
DPRD DIY telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar pada 2026 untuk pelaksanaan MC 0 dan kajian teknis Stadion Mandala Krida. Namun, penyusunan DED renovasi stadion diproyeksikan paling cepat baru bisa dilakukan pada 2027.
Dwi Wahyu menyebutkan, anggaran Rp1 miliar kemungkinan belum cukup untuk kebutuhan perencanaan secara keseluruhan. Karena itu, pihaknya mendorong agar kebutuhan anggaran dapat diperkuat pada tahap DED.
BACA JUGA : Stadion Mandala Krida Masih Aktif Disewa, Fasilitas Liga Profesional Jadi PR Renovasi
BACA JUGA : KPK: Kasus Stadion Mandala Krida Belum Selesai, Proyek Prioritas Daerah Disisir
“Kayaknya Rp1 miliar kurang. Harapan kami nanti dipush di DED, karena DED itu lumayan,” tuturnya.
Dia menegaskan, fokus tahun anggaran 2026 adalah menyelesaikan MC 0 dan kajian, termasuk uji struktur bangunan untuk mengetahui bagian stadion yang masih layak dan yang perlu diperbaiki.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: