Kunjungan Wisata Januari Tembus 155 Ribu, PAD Bantul Baru 7,7 Persen dari Target

Kunjungan Wisata Januari Tembus 155 Ribu, PAD Bantul Baru 7,7 Persen dari Target

Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bantul yang menjadi tujuan wisatawan sepanjang Januari 2026--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

BACA JUGA : Kejari Sleman, Tersangka Baru Kasus Dana Hibah Pariwisata Tinggal Menunggu Waktu

BACA JUGA : Menelusuri Permata Pariwisata Jawa Timur Dari Keajaiban Geologi Hingga Pusat Hiburan Modern

Ia menjelaskan bahwa kawasan Pansela, Gua Selarong, dan Gua Cerme memiliki keunggulan sebagai destinasi wisata alam dan sejarah.

Pansela dikenal dengan lanskap alamnya, Gua Selarong memiliki nilai historis yang lekat dengan perjuangan Pangeran Diponegoro, sementara Gua Cerme menjadi magnet wisata minat khusus dan petualangan.

“Kami ingin mengemas potensi ini dalam paket-paket wisata terpadu, sehingga wisatawan tidak hanya datang ke satu lokasi, tetapi bisa menikmati beberapa destinasi sekaligus dalam satu kunjungan,” jelasnya. 

Selain itu, pihaknya juga mendorong kolaborasi dengan pelaku usaha lokal, seperti pengelola homestay, UMKM, dan komunitas pariwisata, agar manfaat ekonomi dari kunjungan wisatawan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat sekitar.

Ia optimistis, dengan adanya agenda pariwisata tahunan, promosi yang lebih masif, serta momentum libur panjang di beberapa bulan ke depan, realisasi PAD sektor pariwisata dapat meningkat secara bertahap.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, pelaku usaha, dan pengelola destinasi, dapat bersinergi untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih menarik dan berkelanjutan.

BACA JUGA : Hakim Soroti Peran Harda Kiswaya dalam Penyusunan Aturan Hibah Pariwisata Sleman

BACA JUGA : Sidang Dana Hibah Pariwisata Sleman, Saksi Ungkap Proposal Bertanda “RA” dan Proses Verifikasi

“Potensi kita besar. Tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik agar wisatawan betah, mau kembali, dan pada akhirnya memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah,” imbuhnya. 

Pemerintah Kabupaten Bantul menargetkan sektor pariwisata tetap menjadi salah satu penggerak utama ekonomi lokal. 

Dengan evaluasi rutin terhadap capaian kunjungan dan PAD setiap bulan, Dinas Pariwisata Bantul berupaya memastikan strategi yang dijalankan tetap adaptif terhadap dinamika tren wisata dan kebutuhan wisatawan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: