Sleman Fokus Benahi Data dan Pemerataan Pendidikan 2026

Sleman Fokus Benahi Data dan Pemerataan Pendidikan 2026

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi, saat ditemui awak media, Jumat (9/1/2026). --Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

BACA JUGA : Rekonstruksi 23 Adegan Ungkap Pacar Habisi Rosita di Sleman

BACA JUGA : 10 Destinasi Terfavorit Nataru di Sleman, Kaliadem Teratas

Oleh sebab itu, pemetaan jumlah dan sebaran SDM pendidikan menjadi agenda penting yang terus diperkuat.

Ia menyebutkan bahwa pendataan tersebut meliputi guru dan tenaga kependidikan, sekaligus menjadi dasar untuk mendorong pemerataan penempatan antar sekolah. 

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi ketimpangan, di mana sebagian sekolah kelebihan guru sementara sekolah lain masih kekurangan.

“Pendataan sumber daya manusia, baik guru maupun tenaga kependidikan, hingga pemerataan sarana dan prasarana serta pemerataan guru dan tenaga kependidikan menjadi hal yang sangat penting untuk terus ditingkatkan,” jelasnya. 

Karakter wilayah Sleman yang beragam, dari kawasan perkotaan hingga wilayah lereng Merapi, menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan pendidikan. 

Tanpa pendekatan berbasis data, ketimpangan kualitas pendidikan berpotensi terus berulang dari tahun ke tahun.

BACA JUGA : Nataru Sleman Diserbu 833 Ribu Wisatawan, Uang Berputar Rp362 Miliar

BACA JUGA : 0,5 Hektar di Merapi Panen 4 Ton Jagung, Sleman Uji Ketahanan Pangan Nyata

Ia menambahkan, seluruh upaya tersebut dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, menyesuaikan dengan kebijakan serta kemampuan anggaran daerah. 

Dinas Pendidikan Sleman berkomitmen menjadikan data sebagai pijakan utama dalam penyusunan kebijakan pendidikan 2026.

Dengan fokus pada pembaruan data dan pemerataan sumber daya, Pemkab Sleman berharap peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya terlihat di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan oleh sekolah, guru, dan peserta didik di seluruh wilayah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: